Kemenhub Pastikan Kenaikan Harga Tiket Pesawat Masih Wajar
tempo.co | 13/06/2018 20:13
Para pemudik menggunakan terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa, 12 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto
Para pemudik menggunakan terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa, 12 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Tangerang - Kementerian Perhubungan memastikan kenaikan harga tiket pesawat terbang sepekan terakhir menjelang Lebaran masih dalam batas harga yang diizinkan pemerintah. Kabar soal kenaikan drastis harga tiket pesawat di musim mudik Lebaran ini sempat menjadi perbincangan hangat warga di media sosial.

"Setelah kami selidiki, dengan menyebarkan beberapa inspektor kami dari Dirjen Perhubungan Udara, ternyata maskapai memang menaikkan harga tapi masih di dalam batas koridor," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 13 Juni 2018. 

BACA JUGA: Harga Tiket Pesawat untuk Mudik Naik Tinggi, Kapolri Ikut Berkomentar

Koridor harga tiket yang ditetapkan Kementerian Perhubungan berkisar antara 30 sampai 100 persen, baik pada hari raya, maupun normal. Agus mengatakan naiknya tarif penerbangan pada masa mudik Lebaran ini disebabkan oleh naik permintaan pasar. Sedangkan, pada hari normal, kata dia, maskapai memang berlomba-lomba menjual tiket pada tarif batas bawah lantaran adanya kompetisi yang cukup ketat.

"Kesannya harganya naik tinggi sekali. Padahal kalau mengacu pada sebaran dari rentang harga yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Permenhub Nomor 14 Tahun 2016, maka ambang batas sebenarnya tidak dilewati," ujar Agus.

BACA JUGA: Manajemen Angkasa Pura Minta Warga Adukan Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Pada masa mudik ini, Agus mencatat rata-rata maskapai menjual tiket untuk arus mudik dengan tarif 90 persen dari ambang batas atas. Sementara, untuk arus balik, kebanyakan maskapai menjual dengan tarif mendekati batas bawah.

Untuk memudahkan masyarakat untuk memantau dan memastikan bahwa tiket yang dijual sesuai dengan batas yang ditentukan, Agus telah meminta seluruh bandara memasang pengumuman mengenai tarif batas atas dan batas bawah penerbangan. "Ada beberapa airport yang sudah memasangnya di dalam panel TV, tapi airport lain sudah memasang pengumuman dalam bentuk fisik," ujar Agus. 

BACA JUGA: Menko Perekonomian Peringatkan Dampak Inflasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Berdasarkan pantauan Tempo, di semua terminal Bandara Soekarno-Hatta, memang telah ada pengumuman harga tiket pesawat yang ditentukan pemerintah, di dekat pintu masuk terminal dalam bentuk standing banner di beberapa titik di bandara. 

Agus mengingatkan kepada seluruh maskapai untuk tidak menjual tiket dengan harga melampaui ambang batas. Ia pun meminta maskapai berkoordinasi dengan para agen-agennya agar tidak ada yang nakal.

BACA JUGA: Pemerintah Sedang Siapkan Skema Kenaikan Harga Tiket Pesawat

"Agen-agen itu bertanggung jawab pada airline. Kalau ada agen yang nakal, yang kami pegang adalah airline-nya. Kami beri sanksi kalau tidak sesuai, yakni  pencabutan izin rute," kata Agus.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan perusahaannya sudah konsisten menerapkan dan memperingatkan maskapai agar mematok harga tiket pesawat dalam koridor tarif batas yang telah ditentukan Kementerian Perhubungan.

REKOMENDASI BERITA