Kata Sandiaga Uno Soal Zakat Infaq Bisa Jadi Pengembangan Ekonomi
TEMPO.CO | 23/05/2018 06:06
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghampiri warga yang menggunakan kartu KJP untuk transaksi saat melakukan kunjungan lapangan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, 4 Mei 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghampiri warga yang menggunakan kartu KJP untuk transaksi saat melakukan kunjungan lapangan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, 4 Mei 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta menginisiasi kegiatan Peduli Ramadan di Kantor Walikota Jakarta Selatan dan Wagub DKI Sandiaga Uno memberikan aneka bantuan Zakat, Infaq dan Shodaqo (disingkat ZIS) pada Selasa, 22 Mei 2018.

Secara simbolis, Sandiaga Uno membagikan bantuan kepada Guru TPA/TKA/TPQ, Guru Mengaji, Petugas Masjid/Musholla, Guru Honorer Madrasah, santunan anak yatim/piatu dan dhuafa.
Baca : Bazis DKI Disebut Ilegal, Sandiaga Uno Kaget Lalu Gelar Diskusi

Selain itu, berlangsung pula penyerahan bantuan untuk pelaku UKM, penyerahan penghargaan kepada pengusaha, camat serta lurah.

Sandiaga Uno menyampaikan pendayagunaan ZIS dapat menjadi budaya mengembangkan ekonomi Jakarta.

"Saya senang ada di sini untuk memastikan bahwa penyaluran ZIS oleh BAZIS di bulan Ramadhan ini bisa menjadi satu budaya baru dari kita semua, bahwa kita kembangkan ekonomi kita dengan menggerakan potensi ZIS kita," katanya.

Pendayagunaan ZIS ini selain salah satu ibadah utama, diharapkan juga sebagai solusi untuk mengatasi kesenjangan pendapatan dan kemiskinan, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

"Selain itu, pendayagunaan zakat dan lainnya ini juga merupakan bentuk komitmen menjadikan dana ZIS sebagai solusi meningkatkan kualitas umat di sektor sosial dan mengembangkan ekonomi," kata Sandiaga Uno menambahkan.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA