Transaksi Konsumen Luar Jawa Melonjak di Harbolnas 2017
TEMPO.CO | 19/12/2017 23:41
Transaksi Konsumen Luar Jawa Melonjak di Harbolnas 2017
Hari belanja online sudah menjadi agenda publik di pengujung tahun dengan nilai transaksi yang terus bertumbuh. Acara ini digagas oleh tujuh perusahaan e-commerce pada 2012, yakni Lazada, Zalora, BerryBenka, PinkEmma, Bilna, Traveloka, dan Luxola.

TEMPO.CO, Jakarta -Lembaga riset pasar Nielsen Indonesia menyatakan pertumbuhan transaksi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas 2017) didominasi oleh konsumen luar pulau Jawa.

Director Consumer Insight, Nielsen Indonesia, Rusdy Sumantri mengatakan transaksi dari luar pulau Jawa meroket 82 persen, mengalahkan transaksi dari pulau jawa yang hanya meningkat 35 persen.
Baca : Harbolnas Selesai, E-Commerce Ini Masih Gelar Diskon Jumbo

"Meski secara proporsi, jumlah transaksi masih didominasi oleh transaksi dari pulau Jawa," kata Rusdy dalam acara pemaparan hasil Harbolnas 2017 di Jakarta, Selasa, 19 Desember 2017.

Secara keseluruhan, kata Rusdy, nilai total transaksi Harbolnas 2017 ini mencapai Rp 4,7 triliun atau naik sekitar Rp 1,4 triliun dari gelaran tahun sebelumnya. Data ini dihasilkan melalui survei yang diadakan oleh Nielsen Indonesia. "Meski Harbolnas hanya tanggal 12 Desember 2017, tapi kami kumpulkan data dari 11 hingga 13 Desember 2017, karena ada e-commerce yang memulai duluan," ujarnya.

Selain pada nilai total transaksi, kenaikan juga terjadi pada angka penjualan dari 254 e-commerce yang berpartisipasi. Berdasarkan data Nielsen, rata-rata kenaikan jumlah penjualan mencapai 4,2 kali lipat dari hari biasa.

Rusdy mengatakan tren positif lainnya tercatat dari konsumen yang mengikuti Harbolnas 2017 kali ini. Menurut dia, 68 persen konsumen saat Harbolnas kemarin adalah orang yang sudah biasa berbelanja secara online.

Sementara 27 persen, menjadi konsumen online pertama saat Harbolnas. "Tapi yang menarik, ada 5 persen konsumen online baru, dari semula mereka hanya belanja secara offline," kata Rusdy.

Ketua Panitia Harbolnas 2017 Ahmad Alkatiri mengatakan gelaran Harbolnas 2017 ini, memang semakin meningkatkan partisipasi masyarakat Indonesia, baik sebagai konsumen maupun sebagai seller (penjual). Pertumbuhan transaksi luar jawa hingga 82 persen, menurut dia, patut diapresiasi untuk mendorong produk dari daerah untuk bersaing. "Targetnya Harbolnas tahun depan bisa lebih banyak lagi yang ikut, untuk e-commerce mungkin bisa hingga 300-an," kata Ahmad.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT