Besok Sidang Kasus Kentut, Ini Reaksi Istrinya Sebelum Pernikahan
TEMPO.CO | 22/04/2018 13:36
Besok Sidang Kasus Kentut, Ini Reaksi Istrinya Sebelum Pernikahan
Pedagang mi ayam bernama Kentut, 30 tahun, berjuang mengganti namanya menjadi Ihsan Hadi di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu, 18 April 2018, TEMPO/Ayu Cipta

TEMPO.CO, Tangerang -Besok ada agenda sidang yang unik di Pengadilan Negeri Tangerang, yakni sidang lanjutan kasus Kentut, seorang pedagang mi ayam yang ingin mengubah nama asli di dokumen resmi kependudukan menjadi Ihsan Hadi.

Sri Wahyuni, 30 tahun istri Kentut (30), penjual mi ayam dengan tajuk 'Mbah Man' mengatakan mengetahui nama asli suaminya menjelang pernikahan mereka pada 2008 silam.

"Ya saya baru tahu waktu menjelang pernikahan, surat-surat ada nama Kentut, kaget juga apalagi kakak ipar saya bilang mosok jenenge Kentut, koyo orang ono jeneng liyo (-masak namanya Kentut seperti tidak ada nama lain)," kata Wahyuni kepada Tempo, Ahad, 22 April 2018 sembari tersenyum.

Baca : Pedagang Mi Ayam Bernama Kentut Pilih Nama Baru dari Guru Mengaji

Saat itu reaksi Wahyuni campur aduk, kaget tapi apa boleh buat, dia mau tidak mau menerima. "Masak hanya karena nama terus batal menikah. Mungkin sudah jodoh sekarang kami sudah 10 tahun menikah punya anak tiga tidak ada problem keluarga," tutur Wahyuni.

Wahyuni mengatakan sebelum menikah ada teman sepondoknya, mengatakan kalau pacar Wahyuni itu bernama Kentut. "Waktu itu saya enggak percaya waktu teman menceritakan nama Ihsan Hadi itu aslinya Kentut. Saya hanya menjawab, 'ah mosok namanya Kentut? Rupanya bener," ujar Wahyuni terkekeh.

Wahyuni pun kemudian mendorong suaminya mengganti namanya menjadi Ihsan Hadi sesuai pemberian guru ngajinya itu.

Sebelumnya, kepada Tempo, Rabu, 18 April 2018, Kentut menceritakan nama itu bermula. "Saya lahir di Karanganyar, Solo. Orangtua saya petani jadi tidak berpikir arti nama yang itu (-Kentut)," kata pria yang sehari-hari membuka depot mi ayam itu.

Kentut pun dengan tersenyum mengatakan berat hati menyebut nama lahirnya itu. Dia hanya mengatakan namanya dengan mendikte hurufnya, "Ya pokoknya Bapak saya dulu memberi nama K-e-n-t-u-t itu yang saya sebut di awal, sehingga waktu kecil saya sudah kenyang ditertawakan karena nama itu," ujarnya getir.

Karena beban nama yang kurang sedap didengar itu, maka Kentut kecil diberikan nama Ihsan Hadi oleh guru ngajinya. "Jadi guru ngaji saya memberikan nama Ihsan Hadi artinya petunjuk yang baik. Nama itu sehari-hari saya pakai termasuk berkenalan dengan istri di pesantren. Tapi nama lahir saya melekat di dokumen maka saya berniat mengganti Kentut dengan nama Ihsan Hadi," ujar bapak tiga anak ini.

Anak-anaknya pun merasa minder saat tahu nama di dokumen KK bernama Kentut. Maka keluarga mendukung penggantian nama tersebut

Saat ini proses persidangan kasus Kentut di Pengadilan Negeri Tangerang belum selesai. "Sudah pernah sidang sekali pengajuan nama, Senin depan diputuskan apakah nama saya dikabulkan atau tidak," ujar Kentut penuh harap.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT