Dana Nasabah Raib Karena Skimming, BRI Tingkatkan Keamanan IT
TEMPO.CO | 15/03/2018 11:13
Dana Nasabah Raib Karena Skimming, BRI Tingkatkan Keamanan IT
BANK BRI

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI , Bambang Tribaroto, menyatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan enhancement keamanan di teknologi e-channel. Hal itu dilakukan merespons makin maraknya kejahatan duplikasi kartu melalui skimming

Bambang menjelaskan, BRI menyatakan telah mengambil berbagai tindakan untuk melindungi kepentingan nasabahnya. Tindakan-tindakan tersebut merupakan bagian dari aspek pengelolaan manajemen risiko BRI dalam upaya menjaga keamanan transaksi dan dana nasabah.

Baca: Dana Nasabah BRI Raib, Penerapan Chip Kartu Debit Sesuai Jadwal

Hal tersebut, menurut Bambang, dilakukan terutama di tengah menggeliatnya transaksi e-banking di era e-commerce seperti ini. Sehingga sistem keamanan dari segi teknologi informasi (IT) menjadi fokus utama saat ini.

“Kenyamanan nasabah menjadi fokus kami, dan kami pun menghimbau agar nasabah tidak perlu khawatir akan keamanan dalam menggunakan layanan BRI,” kata Bambang lewat keterangan tertulis, Rabu, 14 Maret 2018.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan bahwa interaksi BRI dengan nasabahnya adalah hal yang fundamental bagi bank, sehingga BRI akan melakukan edukasi kepada nasabah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam transaksi perbankan. BRI juga menegaskan akan mengganti semua kerugian yang dialami nasabahnya apabila hasil investigasi menunjukkan bahwa terbukti skimming.

Menilik pada kejadian dugaan skimming yang terjadi di Kediri, Jawa Timur, Bambang menjelaskan bahwa BRI telah menyelesaikan investigasi internal secara cepat dan seluruh dana nasabah yang hilang telah dikembalikan secara penuh. BRI juga telah mengambil langkah preventif untuk mengantisipasi terjadi hal serupa dengan berbagai langkah yang utamanya dalam rangka untuk mengamankan uang nasabah baik dari sisi teknologi maupun kebijakan.

Bambang mengungkapkan, pihaknya terus menghimbau nasabah agar mengganti PIN secara berkala, untuk melindungi transaksinya serta sudah menampilkan tayangan pada layar ATM berupa himbauan untuk menutupi tangan saat memasukkan PIN.

Nasabah juga diimbau mengaktifkan SMS notifikasi sehingga dapat langsung mengetahui apabila terjadi kejanggalan transaksi pada rekening dan juga meng-install BRI Mobile yang memiliki fitur disable card yang memungkinkan nasabah menon-aktifkan rekening langsung dari handphone sehingga semakin menambah keamanan rekening nasabah.

BRI, kata Bambang, juga terus melakukan edukasi bagi nasabahnya serta masyarakat secara umum dalam mengamankan transaksi perbankan sehari-hari. "Edukasi keamanan bertransaksi senantiasa Bank BRI berikan melalui akun sosial media Twitter @kontakBRI, Facebook Bank BRI, website bri.co.id, SMS, email dan kantor cabang BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.”

BISNIS


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT