Yorrys Raweyai: Ada Kepentingan di Balik Aziz Jadi Ketua DPR
TEMPO.CO | 10/12/2017 15:31
Yorrys Raweyai: Ada Kepentingan di Balik Aziz Jadi Ketua DPR
Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai saat menghadiri pertemuan antara partai politik pendukung Ahok-Djarot, di Hotel Novotel, Jalan Gadjah, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Maret 2017. Tempo/Egi Adyatama

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Golkar Yorrys Raweyai mengatakan ada upaya untuk mempertahankan kekuasaan Ketua Umum Golkar non aktif Setya Novanto dengan penunjukkan Aziz Syamsuddin sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat.

"Ada kekuatan yang ingin mempertahankan kekuasaannya, dengan melindungi para koruptornya," kata Yorrys di Hotel Manhattan, Jakarta, Ahad, 10 Desember 2017. " Ini tidak boleh terjadi."

Baca juga: Airlangga Hartarto Siap Bersaing untuk Posisi Ketum Golkar

Yorrys menganggap penunjukkan Aziz oleh Setya Novanto merupakan hal yang tidak lazim terjadi, mengingat kondisinya yang saat ini sedang menjadi tersangka dan tahanan KPK atas kasus dugaan korupsi pengadaan proyek e-KTP.

"Kira-kira DPR sendiri kalau menerima itu, lucu kan, golkar apalagi," ujar Yorrys.

Sementara itu, Airlangga Hartanto mengatakan keputusan-keputusan strategis seharusnya dibahas terlebih dahulu antara PLT, ketua harian, dan koordinator bidang. Ia pun mengaku sampai saat ini belum ada informasi soal rapat pembahasan hal tersebut.

"Ini berproses di luar jalur yang biasanya ditempuh dalam sebuah partai politik, apalagi terutama partai golkar," ujar Airlangga. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin membenarkan penunjukan Aziz Syamsuddin sebagai Ketua DPR oleh Setya Novanto.

Penunjukkan Aziz sebagai Ketua DPR oleh Setya Novanto, menurut Mahyudin, tidak masalah karena sampai saat ini Setya masih Ketua Umum Partai Golkar, dan jabatan Ketua DPR memang jatah Golkar.

Politikus Golkar, Roem Kono, mengatakan Setya Novanto telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Ketua DPR. Setya Novanto merekomendasikan Aziz Syamsuddin sebagai calon penggantinya di DPR.

ADAM PRIREZA


BERITA TERKAIT