Sandiaga Usul ke UNESCO Agar Tempe Jadi Warisan Budaya Dunia Susul Rendang
TEMPO.CO | 02/06/2021 12:50
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno meresmikan Sekolah Bisnis Kuliner pertama di Indonesia, Sabtu (10/4). Sekolah ini didirikan oleh Foodizz.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno meresmikan Sekolah Bisnis Kuliner pertama di Indonesia, Sabtu (10/4). Sekolah ini didirikan oleh Foodizz.

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengusulkan tempe menjadi warisan budaya dunia yang diakui Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-bangsa atau UNESCO. Sandiaga menyebut kementeriannya akan mengikuti proses yang disyaratkan organisasi internasional tersebut.

“Harapannya kami bawa tempe untuk promosi kuliner di dunia internasional menyusul rendang, karena rendang sudah duluan,” ujar Sandiaga dalam acara press briefing di kantornya, Rabu, 2 Juni 2021.

Sebelumnya, tempe telah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional di Indonesia. Sandiaga menyebut langkah membawa tempe masuk daftar warisan budaya dunia membutuhkan proses panjang.

Salah satunya, pemerintah harus memastikan kesiapan tempe dari segi suplai dan kualitas di pasar. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga bakal berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk memastikan harga jual tempe di tingkat masyarakat stabil.

Setelah itu, Sandiaga memastikan akan memamerkan kuliner yang terbuat dari olahan tempe dalam kegiatan promosi pariwisata dan kuliner internasional. “Kami mengajak pentahelix, seperti UMKM atau pengusaha tempe, institusi pendidikan, serta teknologi digital dan teman-teman untuk membantu memasarkan tempe,” ujarnya.

Ia berharap ditetapkannya kuliner tradisional sebagai warisan budaya dunia ini akan meningkatkan pengembangan produk olahan tempe sebagai produk kuliner. Sebelum mengusulkan tempe, Sandiaga berwacana membawa musik dangdut menjadi warisan budaya dunia.

Baca: Sandiaga Uno Ingin Bikin Paket Tur Vaksin di Indonesia


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT