Ada 2 Kasus Virus Corona, Kota Perth Langsung Lockdown 3 Hari
TEMPO.CO | 24/04/2021 17:30
Fasilitas pengujian virus corona  yang disediakan saat Victoria mengalami peningkatan kasus Covid-19, di Melbourne, Australia, 24 Juni 2020. AAP Image/James Ross via REUTERS
Fasilitas pengujian virus corona yang disediakan saat Victoria mengalami peningkatan kasus Covid-19, di Melbourne, Australia, 24 Juni 2020. AAP Image/James Ross via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Ibu Kota Perth dan wilayah tetangganya Peel akan memberlakukan lockdown selama tiga hari. Aturan ini berlaku mulai Jumat tengah malam, 23 April 2021.

Keputusan itu diambil setelah dua warga positif Covid-19. Kasus itu menjadi kasus infeksi virus corona pertama yang ditularkan antar masyarakat di Australia dalam sepekan.

Rak-rak sayuran terlihat hampir kosong di sebuah supermarket di tengah wabah penyakit Covid-19 di Melbourne, Victoria, Australia, Ahad, 2 Agustus 2020. Saat ini Australia mengalami kemunculan kembali wabah virus corona. Klarissa Leahy via REUTERS

Australia telah membasmi virus corona berkat kewajiban melakukan karantina di hotel bagi warga Australia yang baru pulang dari luar negeri  atau mereka yang punya izin tinggal di Negeri Kangguru. Australia juga cepat menerapkan lockdown demi menghentikan penyebaran wabah virus corona.

Kasus pertama dialami seorang laki-laki di Melbourne, yang tampaknya terinfeksi virus corona selama  masa karantina dua pekan di sebuah hotel di Perth. Sedangkan kasus kedua dialami oleh orang yang pernah melakukan kontak dengan orang di kasus pertama di Kota Perth.

Perdana Menteri negara bagian Western Australia Mark McGowan mengumumkan lewat televisi pemberlakuan lockdown.  

“Saya tahu ini sulit, saya pun berharap kita tidak harus melakukan ini. Namun kita tidak boleh membiarkan virus ini,” kata McGowan

Dengan pemberlakukan lockdown ini, maka sebagian besar tempat-tempat umum akan tutup. Diantara yang tutup itu adalah pub, restoran, tempat ibadah, perpustakaan dan bioskop.

Beberapa acara olahraga yang dijadwalkan digelar pada Jumat, 23 April 2021, akan tetap berlangsung. Namun mereka harus menggunakan masker.

Televisi menyiarkan adanya panic buying di sejumlah supermarket di Kota Perth. Otoritas mengkonfirmasi adanya kepadatan lalu lintas karena orang-orang mencoba menghindari lockdown pada akhir pekan ini.

 

Baca juga: Gara-gara Satu Kasus COVID-19, Australia Lockdown Perth

       

Sumber: Reuters


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT