Tugu Pamulang Diduga Proyek Gaib, TRUTH: Pemprov Banten Tidak Transparan
TEMPO.CO | 16/04/2021 13:32
Kendaraan melintasi di Jalan Siliwangi lokasi Tugu Pamulang yang viral, di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis, 15 April 2021. Saat ini sekeliling tugu tersebut telah ditutupi dengan seng. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kendaraan melintasi di Jalan Siliwangi lokasi Tugu Pamulang yang viral, di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis, 15 April 2021. Saat ini sekeliling tugu tersebut telah ditutupi dengan seng. TEMPO/M Taufan Rengganis

Tangerang Selatan- Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) mengkritisi bahwa proyek pembangunan tugu Pamulang tidak ada transparansi dalam tahap pengadaan barang dan jasa, karena tidak adanya data pengadaannya di LPSE Provinsi Banten.

"Minimya informasi siapa yang mengerjakan serta besaran tender sampai hari ini masih misterius atau gaib, jadi wajar saja bila adanya dugaan potensi korupsi pada pembangunan Tugu tersebut ada, karena sulitnya mengakses serta minimnya informasi," kata Wakil Koordinator TRUTH Jupry Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Jumat 16 April 2021.

Menurut Jupry, pernyataan dari Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten yang menyatakan di beberapa media menyatakan bahwa anggaran untuk membuat tugu tersebut sebesar Rp 300 Juta patut dipertanyakan.

"Apakah benar hanya 300 juta? Atau lebih serta atas dasar apa pernyataan tersebut. Masyarakat seolah dibuat bingung dan pasti ada yang salah dari hal tersebut," ujarnya.

Adanya Perubahan rancangan tugu dari awal sampai yang ada hari ini, kata Jupry, bukti bahwa minimnya koordinasi antara Pemprov Banten dan Pemkot Tangsel.

"Tapi ketika masyarakat ramai-ramai merespon justru yang ada lempar tanggung jawab serta gagap. Potensi kecurangan yang mengakibatkan kerugian negara sangat kental terasa," ungkapnya.

Bagian puncak Tugu Pamulang di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis, 15 April 2021. Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta agar tugu tersebut segera dibongkar. TEMPO/M Taufan Rengganis

Sejak awal, lanjut Jupry, terlihat tidak ada konsep dalam pembangunan tugu tersebut, serta minimnya informasi yang dapat di akses oleh masyarakat serta tiba-tiba tugu diperbaiki.

"Pertanyaannya sekarang ini adalah anggarannya dari mana yang dipakai, karena tidak ada papan informasi mengenai tugu tersebut," tambahnya.

Sebelumnya Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan bahwa tugu yang berada di bundaran Pamulang, Tangsel sudah diminta untuk di bongkar agar tidak menjadi permasalahan di mata masyarakat.

Menurut Andika, dibongkarnya tugu Pamulang di bundaran Kecamatan Pamulang agar tidak menjadi permasalahan di masyarakat, sehingga apabila sudah siap anggarannya pemerintah akan membangun tugu tersebut.

Baca juga : Tugu Pamulang Jadi Viral, Pemprov Banten Berkilah Ada Pengalihan Anggaran 

MUHAMMAD KURNIANTO


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT