BMKG Prediksi Musim Kemarau di Jawa Barat Mulai April
TEMPO.CO | 09/04/2021 11:19
Warga mengambil air dari lubang buatan di Dusun Asemrudung, Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 21 September 2020. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hingga September 2020 mencacat ada 97 desa dari 14 kecamatan di Kabupaten Grobogan mengalami k
Warga mengambil air dari lubang buatan di Dusun Asemrudung, Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 21 September 2020. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hingga September 2020 mencacat ada 97 desa dari 14 kecamatan di Kabupaten Grobogan mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. ANTARA/Yusuf Nugroho

TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Bogor Hadi Saputra mengatakan awal musim kemarau di Jawa Barat tahun ini dimulai pada April di daerah pantai utara atau pantura.

"Untuk musim kemarau 2021 ini akan dimulai bulan April terutama pantura ada sekitar 19 persen (wilayah)," kata Hadi dalam konferensi pers, Jumat, 9 April 2021.

Hadi mengatakan musim kemarau di Jawa Barat umumnya dimulai dari kawasan pantura dan terakhir di bagian selatan. Wilayah Jawa Barat yang akan memasuki musim kemarau di bulan April di antaranya Bekasi bagian tengah dan utara, Karawang bagian tengah dan utara, Subang bagian utara, sebagian besar Indramayu, Cirebon bagian utara.

Adapun wilayah Bogor utara bagian timur, Purwakarta bagian utara, Karawang atau Bekasi bagian selatan, Cirebon bagian tengah, dan Kuningan bagian utara akan memulai musim kemarau pada Mei.

Pada Juni, musim kemarau baru datang di Bogor bagian utara dan timur laut, Depok, Sukabumi bagian utara, Sukabumi selatan bagian timur, Cianjur bagian utara dan selatan, sebagian besar Bandung, sebagian besar Purwakarta. Lalu sebagian kecil Karawang selatan, Subang bagian selatan, sebagian Indramayu bagian selatan, sebagian besar Sumedang, sebagian besar Majalengka. 

Kemudian Cirebon bagian utara, sebagian besar Kuningan, sebagian besar Garut, Tasikmalaya bagian barat dan utara, sebagian besar Ciamis, Banjar, dan sebagian Pangandaran bagian timur.

Wilayah terakhir di Jawa Barat yang memulai musim kemarau pada Juli adalah Sukabumi bagian barat dan selatan, Garut Selatan bagian timur, sebagian besar Tasikmalaya, sebagian Ciamis bagian barat dan selatan, dan sebagian besar Pangandaran.

"Jadi musim kemarau di Jabar dimulai dari utara terakhir selatan. Kalau musim hujan kebalikannya, mulai dari selatan dan paling akhir utara mulainya," ujar Hadi soal prediksi BMKG tentang musim kemarau.

Baca juga: Sepekan Sebelum Musim Kemarau, Sebagian Jawa Masih Berpotensi Hujan Lebat


FRISKI RIANA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT