Jusuf Kalla: Calon Wapres Jokowi Harus Siap Jadi Presiden
TEMPO.CO | 26/02/2018 14:48
Jusuf Kalla: Calon Wapres Jokowi Harus Siap Jadi Presiden
Presiden Joko Widodo makan siang bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, 6 Februari 2018. TEMPO/Friski Riana

TEMPO.CO, JakartaWakil Presiden Jusuf Kalla telah menegaskan menolak untuk dicalonkan lagi sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 2019. Tapi ia punya kriteria sosok yang bisa dipilih untuk mendampingi Jokowi.

Menurut Jusuf Kalla, ada dua kriteria pokok yang harus dimiliki calon pendamping Jokowi.

Menurut Jusuf Kalla, sosok calon wakil presiden harus dikenal sehingga mampu menambah elektabilitas pasangannya. "Artinya tidak mengikuti elektabilitas Jokowi, tapi menambah konstituen," kata dia di Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin, 26 Februari 2018.

Baca juga: JK Terima Gelar Doktor HC di Bidang Pembangunan dari Hiroshima

Kriteria penting lainnya adalah, calon wakil presiden nanti harus siap menjadi presiden. "Artinya tokoh itu harus mantap," ujar Kalla. Dia mencontohkan Megawati Soekarnoputri dan B.J Habibie yang berganti jabatan dari wakil presiden menjadi presiden.

Jusuf Kalla mengatakan calon wakil presiden juga harus memiliki pengalaman dalam pemerintahan. Pengalaman ini nantinya yang akan membantu dia bertugas. "Ini terserah mau birokrat atau politisi," ujarnya.

Presiden Joko Widodo didukung sejumlah partai untuk kembali memimpin. PDI Perjuangan menyatakan siap mengusung mantan Wali Kota Solo itu. Kini PDI Perjuangan tengah mencari wakil yang cocok.

PDI Perjuangan menyatakan tengah mengkaji penawaran untuk Jusuf Kalla kembali mendampingi Jokowi tahun depan. Namun Kalla menyatakan tak bisa maju lantaran terbentur UUD 1945. Dalam Pasal 7 beleid tersebut dinyatakan Presiden dan Wakil Presiden hanya dapat menjabat selama dua periode.

Baca juga: Jusuf Kalla Prediksi Komposisi Pilpres 2019 Nasionalis-Agamis

Adapun beberapa partai koalisi pengusung Jokowi sudah mengincar kursi calon wakil presiden. Mereka antara lain, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan terakhir nama Wiranto disorongkan Partai Hanura untuk mendampingi Jokowi.

Jokowi belum mengungkapkan siapa calon yang bakal ia pilih kelak. Menurut Jokowi, untuk memilih calon wakilnya ia kan berkomunikasi dengan partai koalisi pendukungnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT