Kantor Bupati Lebak Ditutup Setelah 25 Pegawai Positif Covid-19
TEMPO.CO | 23/02/2021 04:05
Sejumlah petugas gabungan mencegah wisatawan yang hendak masuk di Pantai Bagedur, Lebak, Banten, Ahad, 27 Desember 2020. Penutupan tersebut untuk menghindari kerumunan wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru 2021 sebagai optimalisasi pencegahan penyebar
Sejumlah petugas gabungan mencegah wisatawan yang hendak masuk di Pantai Bagedur, Lebak, Banten, Ahad, 27 Desember 2020. Penutupan tersebut untuk menghindari kerumunan wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru 2021 sebagai optimalisasi pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas

TEMPO.CO, JakartaKantor Bupati Lebak di komplek lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) selama empat hari ditutup sementara. Ini dilakukan setelah 25 pegawai dinyatakan positif Covid-19.

"Penutupan kantor itu guna mencegah penularan pandemi Covid-19," kata Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Lebak Dede Jaelani di Lebak, Senin, 22 Februari 2021.

Saat ini, para pegawai di lingkungan setda melakukan pemeriksaan swab atau tes untuk mendeteksi penyebaran Covid-19. Selain itu, kantor bupati dan 10 perkantoran di lingkungan setda juga dilakukan penyemprotan disinfektan.

Kantor setda itu terpaksa ditutup sementara selama empat hari sampai 25 Februari 2021. Meskipun ditutup, kata Jaelani, pihaknya telah menyiapkan kontak khusus layanan informasi bagi pegawai.

Baca juga: Kasus Covid-19 Banten Tembus 25.000, Gubernur Wahidin Halim Imbau Jaga Keluarga

Penutupan sementara tersebut, tetap kantor-kantor dinas di luar setda seperti biasa normal melayani masyarakat. "Kami lebih baik menutup sementara karena kasus penyebaran Covid-19 terus meningkat dan cukup membahayakan," ujar Jaelani.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Triatno Supiono mengatakan jumlah warga yang terkonfirmasi Covid-19 sampai saat ini tercatat 2.117 orang dan 1.243 orang dinyatakan sembuh dan 41 orang dilaporkan meninggal. Sedangkan pasien yang menjalani isolasi dan perawatan di Rumah Sakit sebanyak 623 orang.

"Kami minta warga mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan untuk memutus rantai penularan Covid-19," katanya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT