Peluncuran Beli Kreatif Danau Toba, Sandiaga Uno Lempar Pantun
TEMPO.CO | 20/02/2021 15:02
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno (tengah) didampingi Bupati Kabupaten Dairi Eddy Keleng Ate Berutu (kanan) berbincang dengan Perajin Ulos di Kampung Ulos Silahi Sabungan, Dairi, Sumatera Utara, Jumat 19 Februari 2021. Sa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno (tengah) didampingi Bupati Kabupaten Dairi Eddy Keleng Ate Berutu (kanan) berbincang dengan Perajin Ulos di Kampung Ulos Silahi Sabungan, Dairi, Sumatera Utara, Jumat 19 Februari 2021. Sandiaga Uno mencanangkan Desa Silahi Sabungan menjadi Kampung Ulos yang dapat dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun international. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melemparkan dua pantun kala membuka sambutannya dalam peluncuran Gerakan Nasinal Bangga Buatan Indonesia bertajuk 'Beli Kreatif Danau Toba'.

"Memetik mangga jangan diraba. Melihat singa mengejar rusa. Banggalah kita dengan Danau Toba. Karya Tuhan kebanggaan Indonesia," ujar Sandiaga dalam siaran langsung, Sabtu, 20 Februari 2021.

Setelah melemparkan sebuah pantun, Sandiaga pun menawarkan kepada audiens untuk mendengarkan pantun kedua. "Tambuah ciek?" tanya Sandiaga yang dibalas dengan pekikan, "tambuah ciek!" dari para audiens.

Sandiaga pun membacakan pantun keduanya. "Ke Pasar Minggu naik kereta. Beli mangga bareng Raisa. Ayo maju negeri kita. Dengan Bangga Buatan Indonesia," kata dia.

Dalam sambutannya, Sandiaga mengatakan pandemi Covid-19 memberikan dampak luar biasa, tak terkecuali di industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya dampaknya adalah turunnya roda perekonomian nasional. "Dan kita perlu waktu untuk pulih kembali. Tapi kita tetap semangat."

Kondisi tersebut membuat semua pihak dihadapkan dengan dua kondisi, yaitu mencegah dan mengendalikan virus Corona. Namun tetap harus menjaga laju perekonomian agar masyarakat mampu bertahan dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya, serta memberikan penghasilan bagi masyarakat.

"Karena itu Kemenparekraf menyusun tiga strategi utama, yaitu inovasi adaptasi dan kolaborasi. Kita ingin gairah sektor parekraf menggema dan terimplementasi dalam rangkaian kegiatan harian," ujar Sandiaga.

Berkaitan dengan industri pariwisata dan ekonomi kreatif, Sandiaga ingin semua bangga dengan buatan Indonesia, bangga berwisata di Indonesia, dan membeli produk kreatif Danau Toba.

"Beli kreatif lokal kita on boarding sudah dilaunching presiden awal 2020 dan kita berharap dalam kurun waktu enam bulan ke depan dan seterusnya produk ekonomi kreatif Danau Toba bisa berkembang," tutur Sandiaga.

BACA: Sandiaga Ingin Vaksinasi Pekerja di Sektor UMKM dan Parekraf Digelar Maret 2021

CAESAR AKBAR


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT