Terpopuler Bisnis: Sandiaga Minta Endorsement Rhoma Irama hingga DP Nol Persen
TEMPO.CO | 19/02/2021 06:01
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno bernyanyi dengan pedangdut Rhoma Irama (kiri), saat kampanye terbuka di Stadion Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Kamis 4 April 2019. Kampanye terbuka pasangan capres dan cawapres nomor 02 itu diikuti oleh ribuan pendukung,
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno bernyanyi dengan pedangdut Rhoma Irama (kiri), saat kampanye terbuka di Stadion Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Kamis 4 April 2019. Kampanye terbuka pasangan capres dan cawapres nomor 02 itu diikuti oleh ribuan pendukung, simpatisan, pengurus parpol pendukung dan calon legislatif. ANTARA FOTO/Seno

TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Kamis, 18 Februari 2021, dimulai dari rencana Sandiaga Uno mengusulkan musik dangdut masuk warisan budaya dunia kepada UNESCO. 

Selain itu ada berita soal kepastian penerapan kebijakan uang muka atau DP nol persen untuk kredit kendaraan bermotor serta penjelasan BCA soal laris manisnya penjualan ORI019 hingga mencapai Rp 3,8 triliun per 18 Februari 2021.

Ada juga berita soal camilan yang sudah lama dikenal seperti Lays, Doritos dan Cheetos dipastikan tak lagi diproduksi di dalam negeri per Agustus 2021 mendatang. Berikutnya, berita yang banyak dibaca adalah penjelasan Pertamina soal warga desa di Tuban yang mendadak jadi miliarder setelah mendapat uang ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek pembangunan kilang minyak.

Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

1. Sandiaga Uno Minta Endorsement Rhoma Irama Agar Dangdut Jadi Warisan Budaya

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno telah berkomunikasi dengan Rhoma Irama terkait rencananya mengusulkan musik dangdut masuk warisan budaya dunia kepada Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO. Sandiaga mengaku meminta dukungan dari Rhoma sebagai musikus dangdut senior.

"Langsung saya terhubung dengan Bapak Profesor KH Rhoma Irama yang terkenal sebagai raja dangdut untuk memohon endorsement dari beliau,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu petang, 17 Februari 2021.

Sandiaga menyebut Rhoma mendukung rencana Kementerian mendorong musik dangdut menjadi warisan setelah sebelumnya sempat tersendat.

Baca selengkapnya mengenai Rhoma Irama  di sini.

2. Sah, BI Tetapkan DP Nol Persen untuk Kredit Mobil Baru Mulai Bulan Depan

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengesahkan penerapan kebijakan uang muka atau DP nol persen untuk kredit kendaraan bermotor. Insentif ini disebut sebagai bagian dari sinergi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk meningkatkan pembiayaan dunia usaha.

Perry menjelaskan, keringanan uang muka kredit kendaraan bermotor ini akan dimulai pada awal Maret 2021 hingga akhir tahun ini. 

"Melonggarkan uang muka kredit kendaraan bermotor 0 persen untuk semua jenis kendaraan untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian," kata Perry, Kamis, 18 Februari 2021.

Baca selengkapnya mengenai DP Nol Persen di sini.

3. BCA Ungkap Penyebab ORI019 Diburu Pegawai hingga Ibu Rumah Tangga

PT Bank Central Asia Tbk. atau BCA mencatat angka penjualan ORI019 mencapai Rp 3,8 triliun menjelang penutupan masa penawaran pada 18 Februari 2021. Angka tersebut melampaui penjualan seri sebelumnya, ORI018 yang mencapai penjualan kurang lebih sebesar Rp 2,6 triliun.

Senior Executive Vice President Wealth Management BCA Christine Setyabudhi menyampaikan hingga 16 Februari 2021, penjualan ORI019 di BCA mencapai Rp 3,8 triliun, dengan jumlah investor yang melakukan pembelian ORI019 di BCA tercatat sebanyak lebih dari 11 ribu investor. Dari jumlah tersebut, sekitar 47,5 persen transaksi melalui Welma.

Dilihat dari profilnya, pembeli ORI019 di BCA mencakup seluruh profesi mulai dari pegawai, wiraswasta, hingga pelajar dan ibu rumah tangga. ORI019 juga banyak diminati oleh kalangan milenial dan secara geografis melingkupi hampir sebagian besar wilayah di Indonesia.

Baca selengkapnya mengenai BCA di sini.

4. Produksi Camilan Lays, Doritos dan Cheetos di Dalam Negeri Berhenti per Agustus

Camilan yang sudah lama dikenal seperti Lays, Doritos dan Cheetos dipastikan tak lagi diproduksi di dalam negeri per Agustus 2021 mendatang. Hal ini menyusul keputusan berakhirnya kemitraan PT Indofood Fritolay Makmur (IFL)--yang merupakan anak usaha PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.--dengan Pepsi Co.

Kemitraan tersebut sebelumnya telah terjalin selama 30 tahun terakhir. Selama ini masyarakat mengetahui bahwa tiga merek snack itu diproduksi oleh Grup Indofood. 

Dengan berakhirnya kemitraan tersebut, Fritolay, Pepsi Co, dan atau pihak afiliasi lainnya tidak boleh memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan, atau mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia yang bersaing dengan produk IFL. "Selama tiga tahun sejak berakhirnya masa transisi," ujar Sekretaris Perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur Gideon A. Putro, Kamis, 18 Februari 2021.

Baca selengkapnya mengenai Cheetos di sini.

5. Pertamina: Warga Tuban yang Jadi Miliarder Punya Lahan Luas

Sejumlah warga di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur jadi miliarder mendadak setelah mendapat uang ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek pembangunan kilang baru atau Grass Root Refinery Tuban (GRR Tuban) dari PT Pertamina (Persero). Perusahaan mengatakan uang ganti rugi sudah diberikan sesuai lahan yang dimiliki warga setempat.

"Rata-rata warga memiliki lahan yang luas," kata Sekretaris Perusahaan PT Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya dalam keterangan tertulis pada Kamis, 18 Februari 2021.

Kilang Pertamina Internasional adalah Subholding Refining dan Petrochemical di bawah Pertamina yang menggarap proyek ini. Proyek senilai 15 miliar dolar ini digarap Pertamina dan perusahaan migas asal Rusia, Rosneft

Baca selengkapnya mengenai Pertamina di sini.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT