Gubernur Babel Jamin KUR Usaha Penggemukan Sapi
TEMPO.CO | 16/02/2021 18:34
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman.
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman.

SIMPANG KATIS - Puluhan sapi berjejer rapi. Perawakan padat berisi. Semua tampak sehat dan segar. Sulit untuk tidak berdecak kagum melihat sapi-sapi hasil dari penggemukan yang dilakukan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Dusun Air Jangkang, Desa Pasir Garam, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Untuk menjadikan sapi-sapi gemuk dan sehat bukan perkara gampang. Gapoktan harus merasa tenang agar proses penggemukan bisa berjalan baik. Ketenangan ini didapatkan Gapoktan karena mendapat dukungan  pemerintah.

Bagaimana produksi sapi di Air Jangkang Bisa Berhasil? Ternyata, karena Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BNI yang diperoleh Gapoktan dijamin oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman. Jadi, menurut mereka, ketenangan mereka menjalankan usaha karena hati mereka tenang, KUR yang mereka dapat tak perlu lagi mengandalkan agunan.

"Pak Gubernur menjamin kami. Jadi kami dak pakai agunan. Salut kami, cemane Pak Gub sendiri yang mengagunkan usaha ni pake KUR. (Pak Gubernur sendiri yang menjamin pinjaman kami. Jadi kami tidak pakai angunan. Kami salut, bagaimana bisa Pak Gub sendiri yang menjadi jaminan usaha ini pakai KUR),” kata Indra, salah satu anggota Gapoktan setempat.

Gapoktan Air Jangkang menerima kunjungan Gubernur Erzaldi Rosman yang memanen sapi hasil penggemukan program KUR, sekaligus penyerahan bantuan bibit sapi di Dusun Air Jangkang, Selasa 16 Februari 2021. 

Kepala Dusun (Kadus) Air Jangkang, Elfaisnan mengatakan produksi sapi di Air Jangkang juga berhasil karena koordinasi yang baik antara Pemprov. Babel dengan Pemkab. Bangka Tengah.

Kemampuan para anggota Gapoktan didukung Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Air Jangkang Drh. Mardi dan PPL Supriyadi. Keduanya telah diminta gubernur untuk fokus membantu petani/peternak."Di sini kami jadi percontohan. Daerah lain belum berani, kami lakukan. Hasilnya hari ini membanggakan, gubernur langsung datang panen,"ujar Kadus, Elfaisnan.

Kedatangan Gubernur Erzaldi Rosman sudah dinantikan warga. Ia langsung datang ke lokasi setelah turun dari pesawat. "Assalamualaikum. Apa kabar, gemuk-gemuk sapi ne. Ngurus sapi ne nek besak-besak badan e (apa kabar, gemuk-gemuk sapinya. Mengurus sapi ini badan kita harus besar-besar)," ujar gubernur bertukar canda dengan masyarakat yang setia menanti.

Gubernur yang akrab disapa Bang ER ini gembira karena semangat petani dan peternak sekarang kembali menggelora. Itu dibuktikan dengan data BPS yang menempatkan tingkat perekonomian Babel malah melebihi provinsi lain.

Bang ER berharap program penggemukan di Air Jangkang bisa diaplikasikan di tempat lain. Dan selanjutnya, bisa diselingi dengan pertanian khususnya jahe merah dan porang.

"Jadi usek-usek ngemuk sapi, kita betanem kek porang. Tanem di lapang bal asak lapang bal dek dipaen, tanem kek porang, jadi pacak nambah penghasilan (jadi sembari menggemukkan sapi, kita bertanam porang. Tanam saja di lapangan bola yang tak terpakai, jadi bisa menambah penghasilan," kata Bang ER dengan logat bahasa daerahnya yang kental.

Gubernur Erzaldi juga mengatakan, jika ada kebutuhan yang harus dipenuhi agar berkoordinasi dengan jajaran pemprov. "Kesulitan pakan silakan PPL petakan, hitung berapa kebutuhan, nanti kita bantu," katanya.  Gubernur Babel optimis komoditas peternakan sapi di Provinsi Babel akan mengalami peningkatan, sehingga target swasembada daging sapi di provinsi Sepintu Sedulang akan terwujud.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT