Video Viral Perempuan Dipaksa Gendong Anggota Keluarga Suami
TEMPO.CO | 16/02/2021 09:30
Ilustrasi pemukulan dengan ikat pinggang. shutterstock.com
Ilustrasi pemukulan dengan ikat pinggang. shutterstock.com

TEMPO.CO, JakartaVideo viral di India sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang perempuan dari sebuah suku dipaksa untuk menggendong di bagian bahunya seorang anggota keluarga suaminya. Sambil menggendong, perempuan malang tersebut disuruh berjalan sampai sejauh tiga kilometer.

 

Insiden ini (dugaan praktek kesukuan) terjadi wilayah perbatasan desa Sagai dan Bans, distrik Guna, India. Kepolisian mengatakan kasus ini sudah dilaporkan dan empat tersangka sudah ditahan.     

 

Dalam rekaman video yang beredar itu terlihat korban tertatih menggendong salah satu anggota keluaga suaminya sambil disoraki oleh masyarakat desa. Mereka yang menyoraki ada yang membawa kayu, bahkan tongkat pemukul kasti.    

 

Beberapa yang menonton ada yang tampak menikmati dan mempermalukannya. Beberapa bahkan ada yang memukulnya dengan kayu ketika korban mulai berjalan lambat.

Baca juga: Dokter di India Buka Klinik untuk Orang Miskin 

Menurut gugatan yang dilayangkan oleh korban. Dia sudah bercerai dari suaminya atas kesepakatan bersama. Korban pun lalu memulai kehidupan baru dan menjalin hubungan dengan laki-laki lain setelah perceraian itu.

 

Akan tetapi, pada akhir pekan lalu. Beberapa anggota keluarga mantan suaminya dan orang lain yang berasa dari desa itu mendatangi rumahnya. Korban dijemput paksa dan melakukan tindakan yang mempermalukannya.  

 

Insiden seperti ini rupanya bukan pertama kali terjadi dari wilayah Madhya Pradesh. Sebelumnya pada Juli 2020, seorang perempuan di distrik Jhabua, India, dituding berselingkuh. Dia pun akhir dipermalukan dengan cara yang hampir sama.

   

Dalam sebuah rekaman video, terlihat perempuan itu dipaksa menggendong suaminya di bahu, sambil dicemooh oleh masyarakat desa di sana.  Perempuan yang tampak tidak berdaya itu, bahkan dipukul dengan kayu dalam suatu kesempatan.

 

Dalam video viral itu terlihat, tak ada seorang pun yang menolongnya. Sebaliknya, orang-orang sekitar malah merekam dengan kamera ponsel. Atas kejadian ini, tujuh orang di desa Jhabua termasuk suami perempuan itu, dituntut oleh polisi.    

   

 

Sumber: ndtv.com


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT