Terpopuler Bisnis: Hary Tanoe Bicara Iklan Tiktok dan Jejak Bisnis OSO Sekuritas
TEMPO.CO | 09/02/2021 07:30
Hary Tanoesoedibjo. Instagram/@hary.tanoesoedibjo
Hary Tanoesoedibjo. Instagram/@hary.tanoesoedibjo

TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis pada hari Senin 8 Februari 2021 dimulai dari pernyataan Hary Tanoe soal MNC terima 55 persen bagi hasil iklan Youtube, intruksi menteri PUPR terkait jembatan pantura yang ambles dan jejak bisnis oso sekuritas yang izinnya dicabut BEI.

Selain itu ada juga tentang Chairul Tanjung bicara soal filosofi kue donat dan optimisme hingga bisnis media MNC yang menyebut jumlah penonton TV meningkat pesat. Berikut berita terpopuler ekbis pada hari kemarin: 

1. Hary Tanoe: MNC Terima 55 Persen Bagi Hasil Iklan dari YouTube hingga TikTok

Founder dan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe menceritakan hasil kesepakatan antara perusahaannya dengan platform digital seperti Youtube, Facebook, dan TikTok. Kesepakatan ini terkait bagi hasil iklan yang berhak diperoleh MNC Group atas kontan mereka yang ditayangkan di ketiga platform tersebut.

Menurut Hary, perusahaan kini bisa memperoleh bagi hasil mencapai 55 persen dari ketiganya. "Saya tak tahu apakah berlaku sama dengan (perusahaan media) yang lain," kata Hary dalam acara Hari Pers Nasional di Jakarta, Senin, 8 Februari 2021.

Hasil kesepakatan ini disampaikan Hary di tengah kondisi distribusi iklan saat ini. Pada 2020, distribusi iklan terbesar masih dikuasai TV sebesar 72 persen. Lalu diikuti internet 20 persen, dan media cetak 7 persen.

2. Jembatan Pantura di Pekalongan Ambles, Ini Instruksi Menteri PUPR

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono meminta agar perbaikan Jembatan Rembun II A segera dilaksanakan. Hal ini untuk mendukung konektivitas yang menghubungkan Kabupaten Pekalongan dan Pemalang bisa kembali normal.

Instruksi Menteri Basuki disampaikan saat meninjau lokasi rusaknya Jembatan Rembun II A tersebut kemarin. "Untuk Jembatan ini (Rembun II A) yang dibangun sejak tahun 1977 akan kita ganti dengan yang baru rangka baja bentang 50 meter dan lebar 9 meter. Adapun kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya dan akan selesai selama 45 hari," katanya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Ahad, 7 Februari 2021.

Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-D.I Yogyakarta, Ditjen Bina Marga sudah melakukan pembersihan pada lantai jembatan dengan alat berat. Setelah itu dilakukan perakitan dan dilanjutkan dengan tahap pemancangan beam, pemancangan cross beam, pembongkaran truss bridge, pemasangan jembatan baru, plat lantai jembatan serta kelengkapan, dan pekerjaan minor.

3. Jejak Bisnis OSO Sekuritas Milik Oesman Sapta Odang yang Izinnya Dicabut BEI

Surat persetujuan anggota bursa (SPAB) dari PT OSO Sekuritas Indonesia resmi dicabut oleh Direksi PT Bursa Efek Indonesia atau BEI per Jumat pekan lalu, 5 Februari 2021. PT OSO Sekuritas Indonesia adalah perusahaan milik mantan Ketua DPD 2017-2019 yang juga Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang.

"Pencabutan keanggotaan bursa ini didasarkan pada ketentuan III.1.2 dan III.2.1 Peraturan Bursa Nomor III-G tentang Supensi dan Pencabutan Persetujuan Keanggotaan Bursa," seperti dikutip dari pengumuman di situs BEI, Jumat, 5 Februari 2021.

4. Chairul Tanjung: Hidup Seperti Kue Donat, Orang Optimistis Dapat Rotinya

Pemilik perusahaan media Trans Corp Chairul Tanjung menyebut tiga kiat bertahan bagi pelaku dunia usaha di era pandemi Covid-19. Pertama selalu menjaga optimisme, kedua mampu menangkap peluang sekecil apapun, dan ketiga ciptakan peluang.

"Seperti saya sebut di awal, hidup seperti kue donat. Orang optimistis dapat rotinya, meski mungkin sedikit tetapi yang pesimistis dapat bolongnya," kata Chairul Tanjung dalam Webinar "Jurnalisme Berkualitas: Menguatkan Keberlanjutan Profesi Wartawan dan Penerbitan Pers Guna Menyehatkan Demokrasi di Tengah Gempuran Disrupsi Digital" terkait Hari Pers Nasional (HPN), Minggu, 7 Februari 2021.

Chairul mengibaratkan, kondisi saat ini seperti berjalan di lorong gelap yang masih mencari-cari titik cahaya di ujung sana karena belum ada kepastian kapan pandemi Covid-19 berakhir.

5. Bisnis Media MNC, Hary Tanoe Sebut Jumlah Pemirsa TV Meningkat Sangat Luar Biasa

Founder dan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe membeberkan kondisi bisnis media di perusahaannya di tengah pandemi Covid-19. Sejumlah lini bisnis MNC Group mencatat kenaikan jumlah pengguna, salah satunya pada bisnis televisi.

"Karena begitu banyaknya masyarakat yang tinggal di rumah, terjadi peningkatan sangat luar biasa dari pola menonton televisi," kata Hary dalam acara Hari Pers Nasional di Jakarta, Senin, 8 Februari 2021.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT