Pahala Mansury Ditunjuk Gantikan Budi Gunadi Sadikin jadi Wakil Komut Pertamina
TEMPO.CO | 05/02/2021 20:27
Pahala N Mansury. ANTARA/Nova Wahyudi
Pahala N Mansury. ANTARA/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Pahala Mansury untuk menggantikan Budi Gunadi Sadikin menjadi Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Dalam RUPS juga diputuskan Erry Sugiharto menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan pelat merah tersebut.

Pahala Mansury ditetapkan menjadi Wakil Komut sejak 3 Februari 2021 dan Erry Sugiharto menjabat sebagai Direktur SDM terhitung mulai tanggal 5 Februari 2021.

Senior Vice President Corporate Communication Pertamina, Agus Suprijanto menjelaskan bahwa pengangkatan dan pemberhentian Anggota Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan melalui RUPS sebagai salah satu kewenangan pemegang saham.

"Dengan susunan dewan komisaris dan direksi yang baru ini, manajemen Pertamina siap memenuhi aspirasi pemegang saham dan tantangan baru menyongsong era transisi energi," ujar Agus dalam keterangan tertulis, Jumat, 5 Februari 2021.

Perubahan anggota Dewan Komisaris Pertamina tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-38/MBU/02/2021 tanggal 3 Februari 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perseroan (Persero) PT Pertamina.

Keputusan tersebut juga mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Budi Gunadi Sadikin dari jabatan wakil komisaris utama Pertamina terhitung sejak 23 Desember 2020 sehubungan dengan penetapannya sebagai Menteri Kesehatan oleh Presiden Joko Widodo.

Adapun soal direksi baru termuat dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-42/MBU/02/2021 tanggal 5 Februari 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perseroan (Persero) PT Pertamina.

Keputusan tersebut juga menyatakan pemberhentian dengan hormat Koeshartanto dari jabatan Direktur SDM PT Pertamina (Persero), posisi yang dijabatnya sejak 29 Agustus 2018.

Sosok Pahala Mansury bukan orang baru di BUMN Migas ini, mengingat sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) pada September 2018 hingga November 2019.

Adapun Erry Sugiharto yang ditunjuk sebagai Direktur SDM PT Pertamina (Persero) sebelumnya menjabat sebagai Direktur Human Capital & Legal PT Hutama Karya (Persero). Erry Mengawali karier di PT Hutama Karya sejak 1999 hingga diangkat untuk mengisi posisi Direktur pada Juni 2020.

Pria kelahiran Kulonprogo, 25 Maret 1974 ini menyelesaikan studi strata 1 pada Fakultas Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia dan selanjutnya strata 2 pada Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada.

Pertamina sepanjang tahun 2020 membukukan laba bersih senilai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 14 triliun. Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, mengklaim laba didapatkan dari sejumlah inisiatif yang berhasil memulihkan kinerja perusahaan pelat merah tersebut. 

Upaya yang dilakukan adalah meningkatkan produktivitas hulu migas dan kilang, serta efisiensi di semua bidang yakni pemotongan opex (operational expenditure) 30 persen dan prioritasi anggaran investasi,” kata Nicke, Kamis, 4 Februari 2021.

Dengan begitu, BUMN yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi ini membalikkan posisi kerugian pada semester I pada tahun 2020 menjadi untung sepanjang tahun lalu.

Lebih jauh Nicke menjelaskan bahwa sepanjang 2020 Pertamina tertekan oleh tiga sentimen sekaligus. Ketiga sentimen itu adalah rendahnya harga minyak dunia, lemahnya permintaan, dan depresiasi kurs.

CAESAR AKBAR | BISNIS

Baca: Pertamina Untung Rp 14 T, Ahok: Akibat Penghematan dari Segi Pengadaan


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT