Pengerjaan Tol Manado - Bitung Dikebut Agar Rampung Tahun Ini
TEMPO.CO | 30/01/2021 07:33
Tol Manado Bitung. youtube.com
Tol Manado Bitung. youtube.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menargetkan Tol Manado - Bitung di Sulawesi utara bisa beroperasi penuh pada tahun ini. Pembangunan tol terpanjang di Sulawesi itu terus dikoordinasikan dengan PT Jasamarga Manado-Bitung sebagai pelaksanaan proyek.

"Pembangunannya masih berlangsung khususnya pengerjaan lanjutan yang ke arah Bitung," kata Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat (PUPR) Triono Junoasmono, Jumat, 29 Januari 2021.

Triono yakin tol tersebut bisa beroperasi penuh pada tahun ini karena secara prinsip sudah ada lagi kendala berarti. "Seperti menyelesaikan pembebasan lahannya, secara paralel konstruksinya juga terus dilakukan," tuturnya.

Bekas Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulut itu menambahkan, kehadiran tol sepanjang 39,9 kilometer itu akan memberikan multiplier effect untuk Sulawesi Utara. Sejumlah manfaat itu di antaranya adalah membuka akses permukiman, jasa perdagangan, pariwisata, kawasan industri dan manfaat lanjutan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebutkan salah satu kendala yang sempat timbul dalam adalah karena beberapa waktu lalu musim hujan yang menghambat proses pembangunan tol. Selain itu juga personel lapangan terkena Covid-19. Meski begitu, kata Triono, Jasa Marga tetap bekerja maksimal agar pembangunan tol ini berjalan terus.

Sebelumnya, Dirut PT Jasamarga Manado-Bitung, George IMP Manurung menyatakan pihaknya membutuhkan waktu sekitar 40 tahun untuk mengembalikan biaya investasi yang digelontorkan untuk jalan tol tersebut. 

"Nilai investasi tol Manado-Bitung sampai saat ini diperkirakan mencapai Rp 4,9 triliun," kata saat konferensi pers penetapan tarif baru tol Manado-Bitung, ruas Manado-Danowudu, Senin, 27 Oktober 2020.

Bila dihitung kasar, kata dia, 'break even period' diperkirakan memakan waktu sekitar 39 tahun. "Artinya dengan masa konsesi selama 40 tahun, menjelang akhir konsesi kita sudah kembali 'breakeven', jadi cukup lama," kata George.

George menambahkan, sesuai rencana bisnis, sebenarnya lalu lintas harian kendaraan pada jalan tol Manado - Bitung bisa sebanyak 14 ribu kendaraan setiap harinya. Akan tetapi sejak dioperasikan pada 29 September 2020 lalu dan belum dipungut tarif tol, lalu lintas mencapai 8.000-9.000 kendaraan per hari. "Kami berharap setelah diterapkan pungutan tarif, lalu lintas kendaraan yang melintasi tol tidak berkurang," ujarnya.

ANTARA

Baca: 7 Fakta Jalan Tol Manado - Bitung yang Baru Diresmikan Jokowi


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT