Tito Karnavian Usul Dana Insentif Diberi ke Pemda Berprestasi Program Vaksinasi
TEMPO.CO | 29/01/2021 21:15
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjalani vaksinasi Covid-19 di Ruang MCU, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Januari 2021. Dok. Puspen Kemendagri
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjalani vaksinasi Covid-19 di Ruang MCU, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Januari 2021. Dok. Puspen Kemendagri

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan agar Dana Insentif Daerah (DID) diberikan untuk Pemerintah Daerah yang berprestasi dalam program vaksinasi. Hal itu dikatakannya dalam Pertemuan Koordinasi dengan Bupati dan Walikota se-Indonesia untuk membahas 'Akselerasi Capaian Vaksinasi' melalui konferensi video pada Jumat, 29 Januari 2021.

“Saran kami kepada Bapak Menkes, agar sama-sama kita dukung Kemenkeu yang memiliki dana insentif daerah (DID), yang diberikan kepada daerah-daerah yang berprestasi. Kalau nanti ada daerah-daerah yang kita anggap berprestasi dalam program vaksinasi ini, maka kita akan usulkan kepada Menkeu agar mereka mendapatkan dana insentif,” kata Tito lewat keterangan tertulis, Jumat, 29 Januari 2021.

Musababnya, kata Tito, kecepatan menjadi kunci dalam program vaksinasi Covid-19 untuk memunculkan kekebalan kelompok atau herd immunity. Karena itu, pemerintah daerah yang proaktif, cepat dan tanggap dalam melakukan vaksinasi perlu diapresiasi.

Baca juga: Beri Selamat Kepada Listyo Sigit, Tito Karnavian: Dia Sangat Siap Jadi Kapolri

"Saya kira sangat bagus sekali karena bisa menimbulkan iklim yang kompetitif, di mana daerah yang vaksinasi cepat ditampilkan dan mungkin ada juga daerah yang vaksinasinya lamban, 10 terlamban juga ditampilkan,” ujar Tito.

Jika pelaksanaan vaksinasi terlalu lama, lanjut dia, dikhawatirkan menimbulkan efek pimpong akibat rentang waktu yang tidak serempak antar gelombang penerima vaksin. “Sedangkan biaya yang kita keluarkan dengan segala energi yang dikeluarkan juga sudah sedemikian besar dan masif,” ujarnya.

Tito Karnavian meminta kepala daerah membuat terobosan/design untuk mendistribusikan vaksin agar dapat dilaksanakan dengan cepat, lancar, dan aman, terutama menyangkut cold chain atau rantai dingin. Sedangkan untuk TNI/Polri diharapkan dapat membantu aspek pengamanan dan penyaluran.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT