Penduduk RI 270,2 Juta Jiwa per September 2020, Bertambah 3,26 Juta Tiap Tahun
TEMPO.CO | 21/01/2021 15:58
Petugas sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Utara melakukan pendataan terhadap warga yang berada di kawasan Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Senin, 28 September 2020. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencatat penduduk yang tidak memiliki tempat ti
Petugas sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Utara melakukan pendataan terhadap warga yang berada di kawasan Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Senin, 28 September 2020. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencatat penduduk yang tidak memiliki tempat tinggal tetap. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik atau BPS merilis hasil Sensus Penduduk tahun 2020 (SP2020). Kepala BPS Suhariyanto mengatakan penduduk Indonesia pada September 2020 sebanyak 270,20 juta jiwa.

"Hasil SP2020 dibandingkan dengan SP2010 memperlihatkan penambahan jumlah penduduk sebanyak 32,56 juta jiwa atau rata-rata sebanyak 3,26 juta setiap tahun," kata Suhariyanto dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Januari 2021.

Dari 270,20 juta penduduk Indonesia, sebesar 91,32 persen atau sekitar 246,74 juta penduduk berdomisili sesuai Kartu Keluarga (KK). Sementara sebesar 8,68 persen atau sekitar 23,47 juta penduduk lainnya berdomisili tidak sesuai KK.

"Jumlah ini mengindikasikan banyaknya penduduk yang bermigrasi dari wilayah tempat tinggal sebelumnya karena sekarang sudah tidak tinggal pada alamat yang tercatat pada KK," ujarnya.

Hasil SP2020 yang dilakukan BPS mencatat mayoritas penduduk Indonesia didominasi Generasi Z atau lahir pada 1997 – 2012 dan Generasi Milenial atau lahir pada 1981 – 1996. Proporsi Generasi Z sebanyak 27,94 persen dari total populasi dan Generasi Milenial sebanyak 25,87 persen.

Kedua generasi ini termasuk dalam usia produktif yang dapat menjadi peluang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Persentase penduduk usia produktif (15–64 tahun) terhadap total populasi pada 2020 sebesar 70,72 persen. Sedangkan persentase penduduk usia nonproduktif (0–14 tahun dan 65 tahun ke atas) sebesar 29,28 persen di 2020. Persentase penduduk usia produktif sebesar itu menunjukkan Indonesia masih berada pada era bonus demografi.

Sensus Penduduk 2020 juga mencatat jumlah penduduk laki-laki di Indonesia sebanyak 136,66 juta orang, atau 50,58 persen dari penduduk Indonesia. Sementara, jumlah penduduk perempuan di Indonesia sebanyak 133,54 juta orang, atau 49,42 persen.

Sehingga rasio jenis kelamin (sex ratio) penduduk Indonesia adalah sebesar 102, yang artinya terdapat 102 laki-laki untuk setiap 100 perempuan di Indonesia pada 2020.

Sebaran penduduk Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, yaitu sebesar 151,59 juta penduduk ( 56,10 persen dari total penduduk Indonesia). Sebaran penduduk terbesar kedua terdapat di Pulau Sumatera dengan jumlah penduduk sebanyak 58,56 juta orang (21,68 persen).

Pulau Sulawesi mempunyai sebaran sebesar 7,36 persen penduduk dan Pulau Kalimantan mempunyai sebaran sebesar 6,15 persen, sedangkan wilayah Bali-Nusa Tenggara dan Maluku-Papua masing masing sebesar 5,54 dan 3,17.

HENDARTYO HANGGI

Baca juga: BPS Catat 54,1 Juta Penduduk Ikuti Sensus Penduduk Online atau Baru 19 Persen

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT