Jokowi Buka Peluang Vaksinasi Covid-19 Mandiri
TEMPO.CO | 21/01/2021 10:27
Presiden Joko Widodo sebelum diberikan vaksin Sinovac di Istana Merdeka, Jakarta, 13 Januari 2021. Foto/youtube.com
Presiden Joko Widodo sebelum diberikan vaksin Sinovac di Istana Merdeka, Jakarta, 13 Januari 2021. Foto/youtube.com

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi mengaku mendapat banyak pertanyaan dari pengusaha terkait kemungkinan vaksinasi Covid-19 mandiri.

"Ada banyak para pengusaha yang menyampaikan. Pak, bisa enggak kita vaksin mandiri? Ini yang baru kita akan putuskan," ujar Jokowi dalam acara Kompas100 CEO Forum, Kamis, 21 Januari 2021.

Menurut Jokowi, hal tersebut memang diperlukan untuk mempercepat terciptanya herd immunity atau kekebalan kelompok. "Kita memang perlu mempercepat, perlu sebanyak-banyaknya, apalagi biayanya ditanggung perusahaan sendiri. Kenapa tidak?," ujarnya.

"Tetapi sekali lagi, harus kita kelola isu dengan baik. Mungkin bisa diberikan asal merek vaksin berbeda, tempat melakukan vaksin juga berbeda. Bisa dilakukan," lanjut Jokowi.

Sebelumnya, wacana tentang vaksinasi mandiri juga telah diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada saat rapat dengar pendapat di DPR. Budi mengatakan pemerintah akan membuka opsi vaksinasi Covid-19 secara mandiri oleh perusahaan kepada karyawannya.

Perusahaan akan diizinkan membeli vaksin sendiri dengan produsen vaksin Covid-19. Syaratnya, vaksinasi Covid-19 tersebut harus sesuai dengan yang diiizinkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun, Kementerian Kesehatan menyatakan masih menggodok rencana tersebut dan belum ada keputusan final ihwal pengadaan vaksin mandiri.

Presiden Jokowi sudah menetapkan vaksin Covid-19 akan diberikan gratis kepada masyarakat Indonesia. Tenaga kesehatan dan sejumlah pejabat negara menjadi kelompok pertama yang mengikuti vaksinasi Covid-19. 

Baca juga: Jokowi Pilih Listyo Sigit Calon Kapolri, Moeldoko: Untuk Kepentingan Lebih Besar 

DEWI NURITA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT