Pesan Erick Thohir kepada Tenaga Kesehatan Usai Vaksinasi
TEMPO.CO | 18/01/2021 23:00
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kiri) didampingi Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir (kanan) meninjau Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis 7 Januari 2021. Kunjung
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kiri) didampingi Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir (kanan) meninjau Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis 7 Januari 2021. Kunjungan tersebut dalam rangka memantau dan memastikan proses pengiriman vaksin COVID-19 ke seluruh Indonesia terpantau secara baik dan real time. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir optimistis vaksinasi periode pertama akan melindungi dan memperkuat tenaga kesehatan (Nakes), serta dedikasi dalam memerangi pandemi COVID-19. Vaksinasi periode pertama ini ditujukan kepada tenaga kesehatan. 

"Kini para tenaga kesehatan, pelayan publik, dan masyarakat bisa divaksinasi tanpa keraguan. Vaksin Sinovac aman, berkhasiat, dan halal. Insya allah vaksinasi disertai disiplin protokol kesehatan akan melindungi diri, orang sekitar, dan negeri," ujar Erick dalam keterangan resminya, Senin 18 Januari 2021.

Hari ini Erick Thohir meninjau kegiatan vaksinasi para tenaga kesehatan, asisten dan penunjang tenaga kesehatan (nakes) di bawah naungan rumah sakit BUMN, yang berlangsung di RS Pusat Pertamina, Jakarta.

Dalam peninjauan tersebut, Erick menyempatkan diri berdialog dengan para Nakes yang divaksinasi didampingi Dirut Pertamina Bina Medika IHC, Dr.dr. Fathema Djan Rachmat.

Sebanyak 20 Nakes yang terdiri dari para dokter, perawat, ahli radiologi, ahli gizi, refraksionis (ahli periksa mata), apoteker, petugas kebersihan, hingga supir ambulan dari empat perwakilan RS BUMN mengikuti vaksinasi perdana tersebut. 

“Dengan telah divaksin, para Nakes yang sehari-hari berjuang merawat pasien, bahkan ada yang sampai 10 bulan di RS Modular akan terjaga dan keluarga yang mereka cintai juga akan terjaga,” lanjutnya. Dia berpesan kepada penerima vaksin agar tetap menjaga protokol kesehatan dan kembali lakukan vaksinasi kedua dua minggu lagi.

PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika) IHC selaku holding rumah sakit BUMN memiliki 35 RS yang tersebar di seluruh Tanah Air dengan jumlah keseluruhan Nakes mencapai sekitar 18.000 orang. Dirut Pertamina Bina Medika IHC memastikan dalam waktu 3 bulan seluruh Nakes yang bertugas di seluruh RS BUMN sudah divaksin.

"Insyaallah dengan vaksinasi para Nakes di seluruh RS BUMN akan makin meningkatkan dan memperkuat eksistensi RS BUMN, terutama dalam bersama-sama membawa Indonesia melalui pandemi COVID-19 dan membangun ketahanan kesehatan nasional," kata Erick Thohir.

BACA: Erick Thohir: Banyak Pemimpin BUMN yang Hanya Duduk di Meja


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT