PLN Kerahkan 123 Personel Pulihkan Kelistrikan Terdampak Gempa Majene
TEMPO.CO | 15/01/2021 16:29
Dampak gempa bumi magnitudo 5,9 yang menyebabkan reruntuhan batu di tebing perbukitan di wilayah Majene, Sulawesi Barat, pada Kamis 14 Januari 2021. (ANTARA/HO.BMKG)
Dampak gempa bumi magnitudo 5,9 yang menyebabkan reruntuhan batu di tebing perbukitan di wilayah Majene, Sulawesi Barat, pada Kamis 14 Januari 2021. (ANTARA/HO.BMKG)

TEMPO.CO, Jakarta - PLN memulihkan kelistrikan di daerah terdampak bencana pasca gempa susulan dengan magnitudo 6,2 skala richter  yang mengguncang Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat pada Jumat dinihari, 15 Januari 2021.

Total 123 personel PLN diterjunkan untuk memulihkan kelistrikan terdampak gempa tersebut. Sebanyak  463 Gardu Distribusi Berhasil dinormalkan. 

Baca Juga: Bantu Korban Gempa Sulbar, Mensos Risma Kirim Kebutuhan Pokok dari Makassar

PLN juga mengirimkan personil tambahan yang berasal dari Pinrang, Parepare, Palopo dan Palu untuk membantu upaya pemulihan tersebut. Tidak hanya personil, perlengkapan dan material seperti genset kapasitas kecil, lampu emergensi, mobil layanan teknik, turut dikerahkan ke daerah-daerah terdampak gempa.

“Kami terus berupaya agar listrik dapat segera menyala. Tim saat ini sedang berupaya di lapangan untuk melakukan pemulihan, ditambah dari beberapa daerah juga akan bergabung membantu pemulihan. Mohon doanya agar semua lancar,” ujar General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar) Awaluddin Hafid dalam keterangan tertulis, Jumat, 15 Januari 2021.

Ia gempa menyebabkan aliran listrik di sebagian wilayah Sulawesi Barat terputus. Hal ini mengakibatkan sebanyak 872 Gardu Distribusi di Kabupaten Majene dan Mamuju padam. "Namun berkat kesigapan petugas di lapangan 463 Gardu Distribusi berhasil dinormalkan."

Kini, fasilitas layanan publik seperti rumah sakit, tempat penampungan pengungsi, instalasi air bersih menjadi prioritas utama pemulihan kelistrikan.

“Listrik untuk fasilitas umum yang digunakan untuk penanganan gempa bumi ini tentu akan menjadi prioritas utama, termasuk gedung pemerintahan,” ucap Hafid

Untuk membantu korban terdampak gempa, PLN juga membuka 3 posko dapur umum di Majene dan mamuju, yaitu di Rumah BUMN Majene, Kantor Pelayanan PLN Onang Majene, dan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Mamuju.

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT