Ini Obrolan Luhut dengan Menlu Cina saat Kunjungi Danau Toba
TEMPO.CO | 13/01/2021 21:28
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan perwakilan Dana Moneter Dunia (IMF) dan World Bank (Bank Dunia) di Amerika Serikat pada Senin, 16 November 2020. Foto/ Dokumentasi KBRI Washington DC
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan perwakilan Dana Moneter Dunia (IMF) dan World Bank (Bank Dunia) di Amerika Serikat pada Senin, 16 November 2020. Foto/ Dokumentasi KBRI Washington DC

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak Menteri Luar Negeri China Wang Yi berkunjung ke Danau Toba untuk menikmati pesona destinasi tersebut.  

Luhut bangga memamerkan potensi yang ada di tanah kelahirannya itu kepada Menlu Wang Yi. "Jika saya diminta menyebutkan satu kata tentang tanah kelahiran saya, Tanah Toba, saya akan memilih kata “berkat”. Mengapa ? karena setiap kali saya datang kembali kesana, saya merasa selalu ada cerita dan pengalaman yang berkesan untuk dibagikan," ujar Luhut seperti dikutip dari akun instagramnya, Rabu 13 Januari 2021.

Luhut mengajak Wang Yi yang sudah dianggapnya sebagai sahabat untuk menikmati pesona Danau Toba di sela-sela kunjungannya ke Indonesia selama dua hari yaitu 12 Januari hingga 13 Januari 2021.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, Menlu Wang Yi dijadwalkan akan melakukan beberapa agenda pertemuan bilateral dengan pemerintah Indonesia. Meskipun demikian, Luhut memastikan bahwa pertemuan tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Luhut mengaku beberapa kali menyampaikan undangan dan ajakan kepada Menlu Wang Yi untuk berkunjung ke tanah kelahirannya di Sumatera Utara. Ajakan itu disampaikan Luhut dalam beberapa kali lawatannya ke China. Akhirnya, undangan Luhut pun dapat dipenuhi oleh Wang Yi.  

"Saya mengetahui Bapak Wang Yi punya hobi hiking dan memang sudah lama punya rencana untuk melihat potensi pariwisata di sini, hari ini saya secara khusus mendampingi beliau bersama delegasinya untuk menikmati panorama perbukitan di Kaldera dan mengunjungi beberapa tempat bersejarah yang ada di sekitar Danau Toba," ujarnya.

Tidak hanya mengajak berkeliling dan menikmati pesona Danau Toba saja, Luhut juga memanfaatkan kesempatan kunjungan Menlu Wang Yi untuk melakukan pembahasan terkait rencana peningkatan kerja sama di berbagai bidang seperti investasi, beberapa proyek strategis, pariwisata hingga pemulihan ekonomi nasional.

"Saya sampaikan harapan saya kepada beliau tentang adanya komitmen kuat untuk mengimplementasikan kesepakatan strategis bilateral kedua negara, sebelum sore hari ini Bapak Wang Yi bertemu dan mendengar langsung harapan Presiden @Jokowi atas kerjasama kedua negara sahabat ini," paparnya.

Selain itu, Luhut juga berkesempatan menyaksikan secara langsung penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait kerja sama di beberapa bidang strategis.

Meskipun demikian, tidak disebutkan secara jelas kerja sama strategis yang baru dijalin dengan Pemerintah China. Luhut hanya menyebut bahwa kerja sama dijalin pada sejumlah bidang strategis.

"Menyaksikan secara langsung penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait kerja sama di beberapa bidang strategis adalah berkat tersendiri bagi saya, karena saya diberikan kepercayaan untuk terlibat langsung mengembangkan potensi tanah kelahiran saya sehingga terpilih sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas," paparnya.

Lebih lanjut, Luhut berharap agar upaya peningkatan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan China ini dapat menghasilkan manfaat dan berkat yang besar untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

"Terutama bagi masyarakat Toba Samosir yang selalu punya rasa bangga dan cinta yang besar pada tanah kelahirannya," ucap Luhut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wang Yi bertolak ke Jakarta pada hari ini untuk mengikuti agenda pertemuan dengan Menlu Retno Marsudi dan melakukan audiensi kepada Presiden Joko Widodo.

Kunjungan Wang Yi ke Indonesia merupakan bagian dari safari yang dilakukannya ke beberapa negara di Asia Tenggara seperti Myanmar, Indonesia, Brunei Darussalam, dan Filipina.

Baca: Menko Luhut Dampingi Menlu Cina Hiking dan Kunjungi Danau Toba

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT