Wagub DKI: Baru Dengar Ada Tunawisma di Sudirman-Thamrin
TEMPO.CO | 06/01/2021 17:59
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Selasa, 22 Desember 2020. Tempo/Adam Prireza
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Selasa, 22 Desember 2020. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan baru kali ini melihat ada gelandangan di kawasan Sudirman-M.H Thamrin, Jakarta Pusat. Tunawisma itu terlihat saat Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma mendapati mereka di jantung Ibu Kota itu.

Selama tinggal di Jakarta, kata Riza, dirinya tak pernah melihat fenomena tersebut. “Saya sudah hidup di Jakarta sejak umur 4 tahun. Baru denger ada tunawisma di Jalan Sudirman-Thamrin,” kata Riza di Balai Kota pada Rabu, 6 Desember 2020.

Riza mengatakan Gubernur Anies Baswedan telah memerintahkan Kepala Dinas Sosial untuk mengecek siapa tunawisma yang ada di kawasan Sudirman-Thamrin itu. Pemprov, kata dia, ingin mengetahui kenapa bisa ada tunawisma di sana.

“Setahu kami jalan ke Sudirman-Thamrin itu cukup jauh. Kalau di pinggiran, ada betul. Di kolong jembatan, betul masih ada,” ucap Riza.

Masalah tunawisma dan gelandangan di Jakarta ini menjadi perhatian setelah Menteri Sosial Risma kembali blusukan ke sejumlah titik Jakarta pada Senin, 4 Januari 2021. Dia mendapati dua penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin.

Risma lalu beranjak ke Jalan Pintu Air Besar Pasar Baru dan melihat seorang lanjut usia atau lansia sedang tidur di emperan toko. Dua dari tiga PMKS itu mengaku tak memiliki tempat tinggal.

Menurut Riza, permasalahan tunawisma terjadi di seluruh daerah, tak hanya di Jakarta. Ia mengatakan kolong jembatan memang menjadi tempat favorit bagi tunawisma untuk bermukim. “Ada orang yang belum punya rumah mencari tempat berteduh yang paling baik dan enak di antaranya kolong jembatan,” kata Riza.

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, permasalahan tuna wisma memang menjadi tanggung jawab bersama. Pemprov DKI, kata dia, sejak dulu telah menerapkan berbagai program untuk mengatasi hal tersebut. “Secara bertahap gubernur-gubernur itu menjadikan program yang prioritas untuk dapat kita atasi,” ujar dia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT