BPS DKI: Harga Cabai Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar di Jakarta
TEMPO.CO | 04/01/2021 18:22
Ilustrasi cabai merah (Pixabay.com)
Ilustrasi cabai merah (Pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta -Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyebutkan harga cabai menjadi penyumbang inflasi terbesar di DKI Jakarta pada Desember 2020.

"Dari tiga jenis cabai, semuanya mengalami kenaikan harga dibandingkan bulan November 2020," kata Kepala BPS DKI, Buyung Airlangga di Jakarta, Senin, 4 Januari 2021.

Baca juga : PSBB, Cabai Rawit Kelebihan Pasokan 27.130 Ton

Buyung menjelaskan rata-rata jenis cabai rawit naik dari Rp 38.333 per kilogram pada November 2020 menjadi Rp49.925 pada Desember 2020 atau berubah 31,27 persen.

Untuk cabai hijau rata-rata kenaikan sebesar 24,52 persen dari Rp29.375 per kilogram menjadi Rp36.578 per kilogram.

Demikian pula cabai merah rata-rata kenaikan 17,76 persen dari Rp54.419 per kilogram menjadi Rp64.084 per kilogram.

Buyung menyatakan, inflasi Jakarta pada Desember 2020 tercatat sebesar 0,26 persen, lebih rendah jika dibandingkan dengan inflasi November 2020 sebesar 0,27 persen.

"Pada bulan Desember, andil cabai penyebab inflasi sebesar 0,05 persen dari total inflasi 0,26 persen," jelas Buyung.

Menurut Buyung, tingginya harga cabai merah biasa terjadi pada musim hujan, selain
adanya momen Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang menyebabkan konsumsi cabai merah lebih tinggi dari biasanya.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT