Sandiaga Uno dan Budi Gunadi Bahas Rencana SKB di Sektor Pariwisata
TEMPO.CO | 02/01/2021 07:40
Kekayaan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno berada pada posisi teratas di antara jajaran Kabinet Indonesia Maju. Tercatat harta milik Sandi mencapai Rp 5 Triliun, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) saat menc
Kekayaan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno berada pada posisi teratas di antara jajaran Kabinet Indonesia Maju. Tercatat harta milik Sandi mencapai Rp 5 Triliun, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) saat mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden RI, pada 14 Agustus 2018. Jumlah tersebut didominasi oleh surat berharga sebesar Rp 4,7 Triliun. Dia tercatat memiliki utang Rp 340.028.135.379. ANTARA/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Jumat, 1 Januari 2021. Keduanya mengatakan membicarakan kerja sama dan koordinasi terkait menghidupkan pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi Covid-19.

Sandiaga Uno mengatakan sudah menyampaikan keinginan berkoordinasi dengan Budi Gunadi sejak dilantik menjadi menteri di Istana Negara pada Rabu, 23 Desember 2020. Dia mengatakan Budi adalah teman lamanya sehingga pertemuan perdana ini dibuat informal.

"Sengaja kami buat sangat informal, tapi sudah melahirkan beberapa pemikiran bersama yang kami berharap akan kami eksekusi minggu depan, yaitu SKB (Surat Keputusan Bersama) mengenai 17 subsektor ekonomi kreatif dan pariwisata di era pandemi," kata Sandiaga dalam keterangan video, Jumat, 1 Desember 2020.

Sandiaga Uno ingin sektor pariwisata menerapkan protokol kesehatan sesuai standar yang ditetapkan Menteri Kesehatan. Dia mengaku ingin menyampaikan pesan kepada seluruh pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat secara umum bahwa protokol kesehatan harus selalu dijalankan.

"Kita harus all out mengatasi sisi kesehatannya dan panglima kesehatannya kini adalah Menteri Kesehatan," ujar Sandiaga.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan ada sekitar 30 juta pekerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terkena dampak pagebluk. Ia mengatakan Kementerian akan bergerak cepat bersama-sama menyelamatkan lapangan pekerjaan yang masih dapat dipertahankan.

"Kami pastikan akan bergerak cepat, bergerak bersama, gercep geber, gaspol semua potensi lapangan kerja yang bisa kami selamatkan," kata Sandiaga.

Meski begitu, Sandiaga beberapa kali menyatakan protokol kesehatan tetap menjadi hal utama. Ia pun menargetkan SKB terkait 17 sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini bisa rampung dalam waktu satu bulan.

"Minggu depan kami akan segera melakukan rapat inernal untuk merealisasikan SKB. Kami akan skip MoU, kami akan langsung ke SKB, bentuk timnya," ujar Sandiaga.

Budi Gunadi Sadikin mengatakan akan mendukung penyusunan protokol kesehatan yang spesifik untuk 17 subsektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang disampaikan Sandiaga Uno. Ia percaya, jika sektor pariwisata dapat merasa aman dari sisi kesehatan, mereka akan beraktivitas sehingga roda perekonomian pun bakal berputar.

"Kalau semua yang terlibat di sektor pariwisata bisa memiliki rasa aman, mereka pasti akan nyaman melakukan kontak fisik, melakukan kegiatan ekonomi dan akan muter dengan sendirinya ekonomi di industri pariwisata ini," kata Budi Gunadi.

Pertemuan Sandiaga dan Budi Gunadi berlangsung di bilangan Jalan Jenggala II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di kawasan ini, terdapat Nur Corner, semacam sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik istri Sandiaga, Nur Asia Uno. Tak jauh dari Nur Corner adalah kantor yayasan milik ibunda Sandiaga, Mien Uno Foundation.

Jalan Jenggala II juga hanya berjarak sekitar 450 meter dari rumah pribadi Sandiaga di Jalan Pulombangkeng Nomor 5. Dalam persamuhan itu, Sandiaga mengenakan kemeja putih dan celana khaki, sedangkan Budi Gunadi mengenakan kemeja batik lengan pendek berkelir biru.

BUDIARTI UTAMI PUTRI


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT