Trending Bisnis: IHSG, Sandiaga, dan Angkutan Barang Dilarang Lewat Tol
TEMPO.CO | 28/12/2020 06:53
Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan
Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta -Berita trending ekonomi dan bisnis sepanjang Ahad, 27 Desember 2020, dimulai dari prediksi IHSG menembus level resistance 6.100 hingga Kementerian Perhubungan melarang angkutan barang melintasi jalan tol mulai tanggal 28 Desember sampai 2 Januari 2021.

Adapula berita tentang Sandiaga Uno menceritakan nomor WhatsApp (WA) miliknya langsung diserbu pesan pendek setelah menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Komunikasi dan Informatika belum menerima dokumen merger PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia.

Berikut empat berita trending bisnis sepanjang kemarin:

1. Hari Ini IHSG Diprediksi Tembus 6.100, Ini Rekomendasi Sahamnya

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan mencoba menembus level resistance 6.100 pada sesi perdagangan Senin besok, 28 Desember 2020. 

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta menjelaskan bahwa IHSG terkoreksi 0,24 persen ke level 6.008,71 pada Rabu 23 Desember 2020. Berdasarkan rasio fibonacci, level support dan resistance berada di level 5874.89 hingga 6157,11.

Berdasarkan indikator, lanjut dia, MACD masih menunjukkan sinyal positif. Sementara itu, Stokastik maupun RSI bergerak ke bawah di area netral.

“Kendati demikian, terlihat pola long white opening marubozu candle ataupun pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ujarnya dalam riset yang dikutip, Minggu 27 Desember 2020.

Binaartha Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor untuk perdagangan Senin 28 Desember 2020, yakni AKRA, ASII, BBRI, BNGA, CPIN, HMSP, TLKM, dan UNTR.

Secara terpisah, analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan memprediksi IHSG menguat terbatas pada sesi Senin besok, 28 Desember 2020. Secara teknikal, pelemahan jangka pendek memasuki area oversold sehingga ada potensi rebound jangka pendek.

Baca berita selengkapnya di sini.

2.
Cerita Sandiaga soal Ponsel Diserbu Pesan Pendek: Ada yang Mencaci, Ada Selamat

Sandiaga Uno menceritakan bahwa nomor WhatsApp (WA) miliknya langsung diserbu banyak sekali pesan pendek dari sejumlah orang setelah menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Terakhir, Sandi menyebut ada 32 ribu pesan WA yang belum dibalasnya.

"Ada yang mencaci, ada yang memberikan selamat," kata Sandiaga menyampaikan hal tersebut sambil tertawa, dalam rapat perdana bersama kepala dinas pariwisata di daerah secara virtual pada Sabtu, 26 Desember 2020.

Hanya saja, Sandiaga tidak menjelaskan secara rinci cacian seperti apa yang diterimanya di WA. Tapi selain WA, ia juga menyebut ada 2.700 email yang belum dibuka. "Percaya atau enggak, masih banyak yang pakai SMS, ada 1.700 SMS," kata dia.

Sandiaga sebelumnya rival politik Jokowi di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Setelah kalah pemilu, Sandiaga beberapa kali menyampaikan sikapnya untuk menjadi oposisi. Hanya bertahan setahun, Jokowi mengumumkan Sandiaga sebagai menteri barunya pada 22 Desember 2020.

Sandi beralasan, Covid-19 ini adalah game changer yang mengubah segalanya. "Terutama ketika dua minggu terakhir saya bertafakur, tadabur, berkontemplasi, bahwa kita semua akhirnya harus bersatu padu," ujar Sandiaga Uno saat acara pelantikan di Kompleks Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 23 Desember 2020.

Dalam rapat perdana ini, sejumlah kepala dinas sebenarnya meminta nomor ponsel yang biasa digunakan Sandiaga khususnya yang digunakan untuk komunikasi via WhatsApp. Sebab, tak semua bisa menyampaikan masukannya secara langsung dalam pertemuan.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Hingga Kini Kominfo Belum Terima Dokumen Merger Tri dan Indosat

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada dokumen mengenai merger PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia yang diterima oleh Kemenkominfo. 

Dirjen Sumber Daya Dan Perangkat Pos Dan Informatika (SDPPI) Kominfo Ismail mengatakan sebelum dua operator telekomunikasi melebur jadi satu atau merger, perusahaan terkait harus melapor terlebih dahulu ke Kominfo.

Sejumlah permasalahan – termasuk mengenai kepemilikan spektrum frekuensi – akan dibahas di tingkat kementerian, agar pemanfaatan spektrum frekuensi makin optimal. “Sebelum merger lapor dahulu. Untuk sekarang saya belum dapat informasi resminya,” kata Ismail kepada Bisnis, Sabtu 27 Desember 2020.

Senada, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kodrat Wibowo mengatakan KPPU belum menerima laporan mengenai merger kedua perusahaan tersebut.

Hal tersebut disebabkan rezim yang dipakai di UU No.5/1999 tentang Praktik Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat adalah post notif. Kedua perusahaan diperkenankan untuk melebur terlebih dahulu, baru dievaluasi.  
“Merger dahulu baru lapor dan nanti dinilai secara analisa penguasaan pasar,salah satunya jumlah pelanggan dan geografisnya. Tahap tolerir atau tidak tergantung dari penilaian dan rasional dari merger tersebut,” kata Kodrat.

Baca berita selengkapnya di sini.

4.
Mulai Besok hingga Awal 2021, Angkutan Barang Dilarang Melintas di Jalan Tol

Kementerian Perhubungan atau Kemenhub melarang angkutan barang melintasi jalan tol mulai tanggal 28 Desember sampai 2 Januari 2021 guna kelancaran arus lalu lintas selama masa pergantian tahun baru. 

"Kami akan mengeluarkan kendaraan angkutan barang yang melintasi ruas jalan tol karena adanya pengalihan arus lalu lintas," kata Kasubdit Dalops Dit LLAJ Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Syaifuddin Ajie Panatagama saat meninjau Terminal Bus Mandala Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Sabtu 26 Desember 2020.

Pelarangan angkutan barang melintasi ruas jalan tol tersebut, karena diberlakukan pengalihan arus lalu lintas dari tanggal 28 Desember sampai 2 Januari 2021.

Puncaknya pengalihan arus lalu lintas juga diberlakukan 23 Desember 2020 menjelang perayaan Natal. Diprediksikan ruas jalan tol dipastikan padat kendaraan selama masa pergantian tahun baru 2021

Oleh karena itu, Kemenhub melakukan pengalihan arus dengan melarang kendaraan barang melintasi ruas jalan tol.

"Kami berharap para pengemudi angkutan barang agar menaati pelarangan itu guna kelancaran lalu lintas," katanya menjelaskan.

Baca berita selengkapnya di sini.

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT