Program Padat Karya Tunai PUPR Serap 638 Ribu Pekerja
TEMPO.CO | 24/12/2020 00:52
Pembangunan fasilitas umum melalui program Padat Karya Tunai Deda (PKTD).
Pembangunan fasilitas umum melalui program Padat Karya Tunai Deda (PKTD).

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyerap 638.990 tenaga kerja dalam 16 program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) pada tahun anggaran 2020.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan program ini memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak pandemi Covid-19.

Adapun pekerjaan PKT meliputi pembangunan infrastruktur kerakyatan yang mendukung produktivitas masyarakat perdesaan seperti peningkatan irigasi kecil, perbaikan jalan lingkungan, rumah subsidi, penanganan kawasan kumuh, peningkatan kualitas air minum dan sanitasi. "Tujuan utama program Padat Karya Tunai adalah untuk mempertahankan daya beli masyarakat di perdesaan atau mendistribusikan uang pembangunan ke desa-desa," kata Basuki melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 23 Desember 2020.

Basuki menuturkan program PKT dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan warga lokal sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi. Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke pelosok desa.

Secara keseluruhan progres penyerapan tenaga kerja 16 program padat karya hingga 21 Desember 2020 telah mencapai 98,86 persen atau sebanyak 631.723 orang. Di mana sebanyak 13 program diantaranya telah mencapai 100 persen.

Program PKT yang telah menyerap 100 persen terdiri dari Bidang Sumber Daya Air (SDA) yakni Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) menyerap 200.000 tenaga kerja tersebar di 10.000 lokasi, pekerjaan Operasi dan Pemeliharaan (OP) Air Tanah dan Air Baku sebanyak 2.449 orang, OP Irigasi dan Rawa sebanyak 17.090 orang, OP Sungai dan Pantai sebanyak 13.131 orang, dan Tugas Pembantu OP Irigasi dan Rawa sebanyak 13.247 orang.

Selanjutnya di bidang infrastruktur jalan dan jembatan melalui pekerjaan revitalisasi drainase di 34 provinsi telah menyerap 42.215 pekerja. Pada PKT ini dilaksanakan beberapa pekerjaan diantaranya pembersihan saluran, jembatan, patok dan rambu serta pengecatan sederhana median, jembatan dan pengendalian rumput pada bahu jalan ruang milik jalan.

Serapan 100 persen juga telah dicapai seluruh program PKT yang rutin dilaksanakan Direktorat Jenderal Cipta Karya, seperti Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) sebanyak 15.000 orang, penataan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) sebanyak 12.979 orang, Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) sebanyak 2.100 orang, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) sebanyak 48.060 orang, dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) sebanyak 15.705 orang.

Kemudian bidang Perumahan melalui program peningkatan kualitas rumah swadaya dan pembangunan baru rumah swadaya mencapai target 100 persen sebanyak 225.919 tenaga kerja. PKT bidang perumahan dilaksanakan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang menangani lebih dari 228 ribu unit rumah tidak layak huni.

"Dengan stimulus yang diberikan Kementerian PUPR, timbul prakarsa dan upaya masyarakat dengan menumbuhkembangkan keswadayaan penerima bantuan," ujarnya.

IMAM HAMDI

Baca juga: Menteri PUPR: Anggaran Padat Karya Tunai 2020 Terealisasi Rp 12,2 Triliun


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT