Operasi Lilin, Polisi Sediakan Rapid Test dan Swab Antigen Gratis
TEMPO.CO | 22/12/2020 18:40
Ilustrasi Rapid Test Antigen / Swab Test Antigen. REUTERS/David W Cerny
Ilustrasi Rapid Test Antigen / Swab Test Antigen. REUTERS/David W Cerny

TEMPO.CO, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan dalam Operasi Lilin 2020, pihaknya menyediakan layanan rapid test dan swab antigen gratis di 30 pos jaga. Pos-pos tersebut akan tersebar di seluruh wilayah Jabodetabek untuk mengawasi masyarakat yang pergi berlibur akhir tahun.

"Kami akan siapkan beberapa pos pelayanan, 7 di DKI Jakarta dan 23 di perbatasan, termasuk ada pelayanan yang ada di stasiun kereta, bandara, dan juga ada di terminal bus," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 22 Desember 2020.

Yusri mengatakan, pos tersebut disediakan karena antrean masyarakat di Bandara dan stasiun kereta api yang menumpuk karena harus rapid test antigen. Ia berharap dengan adanya pos tersebut  kerumunan antrean akan berkurang.

Selain itu, polisi juga akan menyediakan fasilitas swab test antigen drive-thru untuk mempermudah masyarakat. Yusri mengatakan 30 pos Operasi Lilin itu akan mulai didirikan malam ini.

"Di situ lengkap, nanti semua ada, dari poliklinik, dari Biddokkes Polda Metro Jaya untuk mengeluarkan surat bebas Covid-19 kepada yang sudah tes. Ini bentuk pelayanan yang kami lakukan," kata Yusri.

Untuk masyarakat yang nantinya reaktif atau positif Covid-19, Yusri mengatakan pihaknya sudah menyediakan ambulans untuk evakuasi dan diisolasi di rumah sakit darurat Wisma Atlet.

Operasi Lilin 2020 bertujuan untuk menjaga jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru 2021. Rencananya, operasi itu akan berlangsung selama 15 hari, yakni sejak 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran mengatakan, dalam Operasi Lilin kali ini pihaknya juga menargetkan pemberantasan penularan Covid-19 di Jakarta.

"Operasi Lilin tahun ini akan sangat berbeda. Kami Polda Metro Jaya akan laksanakan bersama operasi kemanusiaan, berupa pelayanan-pelayanan guna mengendalikan atau memutus mata rantai Covid-19," ujar Fadil di Monas, Jakarta Pusat, Senin, 21 Desember 2020.

Oleh sebab itu, ia memastikan pihaknya tidak akan mengizinkan ada perayaan yang bersifat mengumpulkan massa di dua momen besar akhir tahun 2020. Selain itu, Fadil mengatakan pihaknya juga akan melakukan bakti sosial guna meringankan beban masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

"Semuanya agar kesehatan menuju Jakarta yang sehat, Jakarta yang aman, bisa kita wujudkan bersama-sama," kata Fadil.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT