Setelah Dapat Pendanaan Seri A, CEO Brodo: Waktunya Kembali ke Meja Kerja
TEMPO.CO | 15/12/2020 04:23
M Yukka Harlanda, CEO Brodo Footwear. TEMPO/Nurdiansah
M Yukka Harlanda, CEO Brodo Footwear. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - CEO Brodo Yukka Harlanda mengatakan sebuah kehormatan bagi Brodo mendapat investasi pendanaan Seri A dari Dana Ventura Sembrani Nusantara kelolaan BRI Ventures. Namun, menurut dia, tidak terlalu banyak yang perlu dirayakan.

"Sekarang waktunya kembali ke meja kerja, meja gambar, dan meja jahit, karena perjalanan kami baru saja dimulai," katanya dalam keterangannya, Senin, 14 Desember 2020.

Dana Ventura Sembrani Nusantara kelolaan BRI Ventures, mengumumkan investasi pendanaan Seri A kepada startup Brodo.

Yukka mengungkapkan bahwa sebuah kehormatan bagi Brodo bisa bergabung menjadi bagian dari keluarga BRI Ventures dan GDP Venture.

"Mencari partner yang satu visi dan misi tidaklah mudah, Sejak hari pertama kami saling bertemu, ibarat jodoh, tidak ada sekalipun keraguan atas potensi brand lokal asli Indonesia untuk bisa eksis dan tumbuh di pasar internasional," katanya.

Yukka berharap ini bisa menjadi momentum kebangkitan untuk brand UMKM lokal, terutama di momen penuh tantangan seperti sekarang. Brodo percaya bahwa di balik krisis akan ada kesempatan.

Brodo akan menggunakan dana ini untuk dua hal utama, yaitu berinvestasi pada inovasi produk dan rantai pasok di industri sepatu yang ditopang oleh para pelaku Industri Kecil dan Menengah Indonesia.

Kedua, sesuai dengan komitmen Brodo terhadap ekosistem brand lokal, pihaknya akan meluncurkan servis dan tools untuk membantu para brand lokal lainnya untuk bisa tumbuh berkembang lebih cepat lagi.

CEO BRI Ventures Nicko Widjaja menjelaskan bahwa pihaknya ingin mendukung usaha Brodo dalam membangun brand yang kuat dengan dibantu oleh kemampuan yang sangat mumpuni di bidang pemasaran digital.

"Pemahaman Brodo akan segmen yang mereka layani serta ambisi mereka untuk mendukung UMKM lainnya naik kelas bersama lewat utilisasi platform digital BDD menjadi sesuatu yang kami sangat apresiasi," kata Nicko.

BDD yang telah dibangun Brodo sudah menjadi cloud marketing platform bagi brand lokal di antaranya seperti Eiger, Cotton Ink, Kick Avenue, Rata.id, Never Too Lavish, dan banyak lagi.

"Saya sendiri melihatnya [BDD] sebagai komponen yang terpenting dalam bisnis Brodo ke depannya, seperti AWS yang telah menjadi cloud computing platform untuk para startup yang juga merupakan bagian dari Amazon," lanjutnya.

BISNIS

Baca juga: Alasan BRI Ventures Suntikkan Pendanaan Seri A ke Startup Sepatu Lokal Brodo


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT