Anggota DPRD Minta Pemerintah Perketat Pengawasan PSBB Jakarta
TEMPO.CO | 07/12/2020 09:10
Aktivitas warga saat masa perpanjangan kembali PSBB Transisi di Jakarta, Senin, 23 November 2020. TEMPO/Subekti.
Aktivitas warga saat masa perpanjangan kembali PSBB Transisi di Jakarta, Senin, 23 November 2020. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak, menyebut pemerintah DKI sebaiknya memperketat kembali pengawasan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Jakarta. Sebabnya, penambahan pasien Covid-19 di Ibu Kota belakangan ini cenderung naik.

"Tren atau kecenderungan akhir-akhir ini terlihat kenaikan kasus Covid-19 naik terus dan diikuti lahan pemakaman yang makin sempit," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 7 Desember 2020.

Sejak awal, Gilbert menilai, pemerintah DKI tak mampu menangani wabah Covid-19. Untuk itu, dia berujar, perlu ada keterlibatan TNI dan polisi dalam mengawasi implementasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Politikus PDIP ini mengingatkan, sebentar lagi akan tiba momen libur di akhir tahun yang biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul. Dia berharap penambahan jumlah pasien Covid-19 bisa ditekan agar tak muncul ledakan kasus baru.

"Tanpa pengawasan ketat ini, sangat mungkin kasus ini naik lagi dengan segala dampaknya," ujar anggota Komisi B Bidang Perekonomian DPRD itu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang lagi PSBB transisi hingga 21 Desember 2020 guna mengantisipasi kenaikan kasus. Data DKI menunjukkan tren kenaikan kasus positif selama empat pekan terakhir ini.

Kasus positif Jakarta mencapai 142.630 pada 5 Desember atau naik 13,4 persen ketimbang dua pekan sebelumnya. Menurut Anies, kenaikan persentase kasus Covid-19 mulai tampak sejak pertengahan November.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT