Solusi Masa Pandemi Terbaik dari Hackathon Nasional
TEMPO.CO | 05/12/2020 17:00
UNDP akan menyelenggarakan hackathon tiga hari "Indonesia Komphack" secara virtual
UNDP akan menyelenggarakan hackathon tiga hari "Indonesia Komphack" secara virtual

INFO NASIONAL – Tiga tim dari Bandung, Jakarta dan Bali memenangi hackathon INDONESIA KOMPHACK yang diselenggarakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia bekerja sama dengan Impact Hub Jakarta. Kegiatan ini adalah ajang dimana para inventor pemula bersaing untuk menciptakan solusi inovatif dalam menanggulangi tantangan terkait SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Para pemenang ini terpilih dari 64 tim yang berasal dari seluruh Indonesia dan mengikuti kegiatan tiga hari yang menguras energi. Semua tim menghasilkan solusi untuk menangani masalah di sektor kesehatan, penghidupan serta lingkungan hidup.

Tim dari Bandung mengerahkan artificial intelligence (AI) untuk membantu mengidentifikasi pasien yang paling rentan sesuai kriteria yang harus didahulukan dalam pemberian vaksin. Solusi ini, yang dinamakan “ALBATRACK”, menjadi juara hackathon di bidang kesehatan.

Untuk merespon kekurangan tenaga kesehatan dan ketiadaan dukungan finansial bagi mereka yang sedang mengikuti pendidikan serta pelatihan untuk menjadi tenaga kesehatan, tim dari Jakarta menciptakan “DANADidik” yang mempertemukan para calon tenaga medis dengan penyedia pinjaman untuk membiayai studinya. Proposal ini terpilih oleh dewan juri sebagai pemenang di hackathon pilar ekonomi/penghidupan.

BINMED : Wadah limbah tajam medis ramah lingkungan, reduce, refill, lowcost dan sistem pembuangannya (BINDROP)

Terakhir, tiga dokter dari Bali menjawab masalah pembuangan sampah medis dengan menciptakan “BINMED”, jasa pengelolaan sampah medis tajam (termasuk jarum suntik bekas) yang aman dan ekonomis, dan proposal mereka berhasil menjadi pemenang di pilar lingkungan hidup hackathon ini.

Platform online yang menggunakan berbagai alat medis berbasis Internet of Things untuk menghubungkan pasien

Sementara, netizen Indonesia memilih “LOMO” solusi hasil besutan tim dari Bandung, sebagai juara favorit. Lomo adalah platform online yang menggunakan berbagai alat medis berbasis IoT (Internet of Things) yang menghubungkan pasien, dokter dan juga rumah sakit. Dengan aplikasi ini diharapkan pasien dengan fase penyembuhan dapat dirawat di rumah sehingga mengurangi risiko terpapar Covid-19, dan mengurangi tekanan atas kapasitas rumah sakit termasuk tenaga medis.

“Selamat bagi semua tim yang terpilih menjadi yang teratas di hackathon Indonesia Komphack ini, dan juga pada semua innovator muda yang mengerahkan daya kreativitas mereka dalam mencari solusi paling inovatif.  Pandemi Covid-19 merupakan peringatan bagi kita semua untuk berinovasi dalam mencapai agenda SDGs. UNDP Indonesia senang telah dapat menyelenggarakan hackathon Indonesia Komphack ini sebagai cerminan dari upaya kami menggunakan solusi termutakhir bagi negeri ini,” kata Norimasa Shimomura, Resident Representative dari UNDP Indonesia.

"Indonesia Komphack" adalah nama yang mencerminkan kolaborasi dan kekompakan dalam hackathon, yaitu panggilan bagi semua untuk bekerja sama. 

Sebelum hackathon, telah diselenggarakan webinar dimana para pembicara yang berasal dari berbagai segmen masyarakat berbagi pengalaman mereka dalam menangani pandemi serta dampaknya pada layanan kesehatan, lingkungan hidup serta lingkungan hidup dan pada mereka yang telah kehilangan penghidupan mereka.

Indonesia Komphack Hackathon didukung oleh Microsoft, Mitra Keluarga, dan CIMB Niaga. Para mntorsnya di antaranya berasal dari Bukalapak, Binar Academy, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional serta Kementerian Kesehatan, juga Nusantara Technology.

“Covid-19 mungkin merupakan tantangan terberat bidang kesehatan yang kita semua hadapi di level global, dan memerlukan kolaborasi untuk menanggulanginya. Sebagai satu jaringan layanan kesehatan melalui semua rumah sakit Mitra Keluarga, kami berharap pengalaman kami dalam memerangi pandemi ini dapat digunakan untuk mencari solusi bagi dampaknya. Kami senang mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan UNDP dalam berbagi pengalaman dengan para peserta hackathon ini,” ujar Nurvantina Pandina, MM, Director of Corporate Branding and Communication Management dari Mitra Keluarga.

Kegiatan Indonesia Komphack bertema “Komphack Lawan Covid-19” yang diselenggarakan pada Kamis, 19 November 2020 dapat disaksikan melalui Youtube dengan link https://www.youtube.com/watch?v=CynF3zNHz_8 .(*)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT