Jubir JK Minta KPK Periksa Calon Wali Kota Makassar Danny Pomanto
TEMPO.CO | 05/12/2020 16:45
Ketua Yayasan Sejarah Nabi Muhammad SAW Syafruddin dan Deputi Eksekutif Liga Dunia Islam Abdul Rahman bin Muhammad Al Mathar melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan Museum Sejarah Rasulullah SAW dan Peradaban Islam di Indonesia. Penand
Ketua Yayasan Sejarah Nabi Muhammad SAW Syafruddin dan Deputi Eksekutif Liga Dunia Islam Abdul Rahman bin Muhammad Al Mathar melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan Museum Sejarah Rasulullah SAW dan Peradaban Islam di Indonesia. Penandatanganan disaksikan Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla atau JK, bersama Sekretaris Jenderal Rabithah Alam Islamiyah (Liga Dunia Islam) Mohammad Abdul Karim Al Issa di Riyadh, Arab Saudi, 24 Oktober 2020. Foto/Tim Media JK

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, menyayangkan ucapan calon Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, yang menyebut bahwa Jusuf Kalla (JK) adalah dalang di balik penangkapan mantan Menteri Kelautan Dan Perikanan, Edhy Prabowo. Husain menyayangkan ucapan itu jika benar dilontarkan Danny Pomanto.

"Saya cuma mau bilang, salah apa Pak JK kepada Danny Pomanto, sehingga tega-teganya memfitnah seperti itu? Danny seperti tidak punya lagi sopan-santun sedikit pun kepada sosok yang dihormati semua kalangan," ujar Husain dalam keterangannya, Sabtu, 4 Desember 2020.

Lebih lanjut, Husain menerangkan bahwa selama ini, pasca tak lagi menjabat wakil presiden, Jusuf Kalla lebih banyak sibuk dengan aktivitas sosial. Atas kejadian ini Husain menegaskan, Danny Pomanto bakal berhadapan dengan hukum. Ia pun meminta KPK memanggil Danny Pomanto untuk mengklarifikasi fitnah tersebut.

"Danny tentu akan berhadapan dengan hukum. Apalagi melibatkan KPK, sehingga KPK pun perlu mengklarifikasi dan membersihkan dirinya dari tuduhan Danny Pomanto," kata dia.

Bagi Husain, masalah yang dimunculkan Danny juga sangat merendahkan KPK yang prestasinya menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

"Danny telah mencederai kerja keras KPK. Yang tidak kalah bahayanya, Danny telah mengadu domba tokoh-tokoh nasional. Yang bisa berdampak buruk terhadap hubungan hubungan antar elite yang selama ini berjalan baik," kata Husein.

Sebelumnya, diketahui beredar rekaman suara yang diduga merupakan suara Danny Pomanto. Dalam percakapan itu, Danny menyebutkan bahwa ada peran Jusuf Kalla di balik penangkapan Edhy Prabowo oleh KPK. Ia menyebut yang paling diuntungkan dalam penangkapan tersebut adalah JK.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT