Serapan APBD 2020 Rendah, Kepala Dinas PUPR Dipanggil Sekda Bogor
TEMPO.CO | 04/12/2020 23:53
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin saat ditemui pada Jumat, 26 Juli 2019. TEMPO/Ade Ridwan
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin saat ditemui pada Jumat, 26 Juli 2019. TEMPO/Ade Ridwan

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Burhanudin memanggil kepala dinas yang lambat dalam menyerap anggaran menjelang tutup anggaran tahun 2020.

"Semua yang rendah (serapan anggaran) akan kami panggil," kata dia di Cibinong, Bogor, Jumat. 4 Desember 2020.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat kinerja dinas yang hingga kini secara rata-rata serapan anggarannya baru 53 persen. Serapan paling rendah yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yaitu sebesar 40 persen.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Subiantoro yang telah dipanggil oleh Sekda mengaku sudah memaparkan mengenai kendala rendahnya serapan anggaran dalam APBD 2020.

Ia juga diminta untuk memaparkan solusi dalam mengatasi rendahnya serapan anggaran di dinas yang dipimpinnya.

"Kami ditanya soal kendala yang membuat serapan kami rendah. Kita juga diminta memaparkan solusinya," kata Bibin.

Saat ini, kondisi serapan anggaran di Dinas PUPR Kabupaten Bogor baru mencapai 40 persen. Ia menargetkan hingga tutup tahun anggaran 2020, serapan anggaran bisa mencapai 80 persen.

Menurutnya, untuk mempercepat keterlambatan itu ia akan meniadakan libur panjang akhir tahun 2020.

"Kami akan usahakan untuk meningkatkan serapan. Pelan-pelanlah, kami kan mengutamakan kualitas bukan kuantitas. Kalau buru-buru nanti malah tidak maksimal. Minimal serapan anggaran kami hingga akhir tahun nanti bisa mencapai 80 persen," kata pria yang akrab disapa Bibin itu.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT