Kebakaran di SPBU MT Haryono Diduga karena Korsleting
TEMPO.CO | 01/12/2020 17:24
Garis polisi di sekitar mobil ganki yang terbakar di SPBU Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Desember 2020. ANTARA/HO-TMC Polda Metro
Garis polisi di sekitar mobil ganki yang terbakar di SPBU Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Desember 2020. ANTARA/HO-TMC Polda Metro

TEMPO.CO, Jakarta - Kebakaran di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan MT Haryono, diduga akibat arus pendek listrik atau korsleting, Selasa, 1 Desember 2020.

"Penyelidikan sementara ada mobil tangki SPBU yang sedang mengisi jam 09.00 WIB, tapi karena SPBU-nya mati lampu sehingga baru nyala jam 11.30 WIB. Ternyata alat pengisian pompa terjadi percikan," kata Kapolrestro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono di Jakarta.

Baca Juga: Pertamina Jelaskan Soal Kebakaran di SPBU MT Haryono

Percikan tersebut memicu kebakaran di alat pengisian pompa hingga api muncul di alat pompa termasuk di sebagian mobil tangki terbakar.

Petugas SPBUĀ langsungĀ memadamkan dengan alat pemadam api ringan di area yang terbakar.

Selain itu pemadaman juga dibantu armada pompa milik Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan. "Jadi, kebakaran di pompa alat pengisian dari mobil ke tempat tangkinya," kata Budi.

Namun Budi akan memastikan laporan itu melalui penyelidikan Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) serta meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait.

"Polres Metro Jaksel sudah memasangĀ police line, kemudian akan meminta keterangan saksi-saksi dan sementara kita menunggu Puslabfor untuk memastikan penyebab kebakaran ini," katanya.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan PT Pertamina serta seluruh pegawai yang menjadi saksi mata kejadian untuk mengungkap secara pasti penyebab dari peristiwa itu.

"Tadi sudah koordinasi, mereka (Pertamina) akan bekerja sama penuh dengan pihak Kepolisian. Mereka akan memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan oleh kepolisian," katanya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT