Kepercayaan Investor Asing Meningkat Terhadap Ekonomi Indonesia
TEMPO.CO | 29/11/2020 15:36
Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020.  Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (6/11/2020) di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS
Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (6/11/2020) di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS 2020.. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur PT. Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan kepercayaan investor asing terhadap prospek ekonomi Indonesia mulai meningkat. Perkembangan vaksin covid 19 dan terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat diduga menjadi faktor pendorong peningkatan kepercayaan investor asing tersebut.

"Hal ini ditambah IMF telah mengakui dari kelompok G-20, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 adalah yang terbaik kedua setelah China," kata Hans dalam keterangan tertulis, Ahad, 29 November 2020.

Data menunjukkan sejak 1 Oktober 2020 ada aliran dana gabungan senilai US$ 48 miliar masuk ke sembilan bursa saham. Kesembilan bursa itu adalah Jepang, India, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Optimisme investor ritel ditambah aliran dana asing membuat Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terlihat menguat dari awal Oktober sampai saat ini.

Dia juga memprediksi IHSG berpeluang konsolidasi melanjutkan penguatan di pekan ini.

"Tetapi mulai sangat berisiko mengalami aksi ambil untung mengingat kenaikan yang hampir tanpa koreksi berarti," ujarnya.

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat Meski Aksi Jual Investor Asing Tembus Rp 1 Triliun

Dengan peningkatan kepercayaan investor asing itu, IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di level 5,669 sampai 5,427 dan resistance di level 5,800 sampai 5,900.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT