Gubernur Erzaldi Catat Sejarah Baru Dunia Pendidikan Babel
TEMPO.CO | 29/11/2020 12:53
Gubernur Erzaldi dianugerahi penghargaan tersebut bertepatan dengan HUT ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2020 yang diberikan Pengurus Besar (PB) PGRI secara virtual.
Gubernur Erzaldi dianugerahi penghargaan tersebut bertepatan dengan HUT ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2020 yang diberikan Pengurus Besar (PB) PGRI secara virtual.

INFO NASIONAL - Menjadi satu-satunya gubernur di Indonesia yang mendapat anugerah tertinggi bidang pendidikan, Anugerah Dwija Praja Nugraha tahun 2020, membuat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mencatatkan sejarah baru bagi dunia pendidikan di Babel. Gubernur Erzaldi dianugerahi penghargaan tersebut bertepatan dengan HUT ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2020 yang diberikan Pengurus Besar (PB) PGRI secara virtual.

Ketua PGRI Provinsi Bangka Belitung, Kun Listiani membeberkan banyak sekali persyaratan yang harus dipenuhi agar seorang kepala daerah bisa diberikan penghargaan ini. Penghargaan ini hanya akan diberikan kepada kepala daerah baik itu gubernur, bupati maupun wali kota yang dinilai peduli terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah yang mereka pimpin.

Di antara beberapa persyaratan yang ketat itu, Kun Listiani menjelaskan beberapa  hal penting, seperti bentuk kepedulian seorang kepala daerah dalam hal ini Gubernur Erzaldi Rosman yang telah memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru-guru honorer yang bekerja di pemerintahan atau negeri agar dapat gaji dengan SK dari pemerintah daerah.

"Karena tidak banyak kepala daerah yang meng-SK-kan pada level gubernur. Pak gubernur sejak awal kita bergabung, kita mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun sehingga, ini hal luar biasa yang dinilai sebagai provinsi atau wilayah yang masih muda tapi begitu hebat memperhatikan tenaga honorer dan tenaga kependidikan, dan juga kepada para pegawai yang diberikan TPP," ujar Kun Listiani.

Gubernur Erzaldi juga memberikan beasiswa kepada orang-orang atau masyarakat yang berprestasi tapi kurang mampu, disekolahkan hingga ke perguruan tinggi, bahkan hingga S3. Tentunya, PB PGRI dalam menilai tidak serta merta mempercayai laporan kerja Gubernur Erzaldi. Mereka tetap melakukan verifikasi dan klarifikasi yang ketat kepada para penerima, baik honorer maupun ASN.

"Makanya ini tidak mudah mencapai penghargaan anugerah ini, mungkin kepala daerah lainnya ada, tapi tak memenuhi persyaratan, dan satu-satunya yang mampu memenuhi persyaratan itu adalah Gubernur Bangka Belitung," kata Kun Listiani.

Penilaian lain yang dianggap membuat Gubernur Erzaldi menjadi istimewa dalam kacamata pendidikan adalah karena dirinya berkenan untuk mendatangi sekolah satu persatu dengan sistem safari maupun dadakan untuk mengetahui kekurangan dan kendala suatu sekolah di wilayah tersebut.

"Ini dianggap PB sebagai bentuk upaya gubernur untuk pemerataan fasilitas sekolah dan melihat sarana dan prasarana misal ada kerusakan dicatat sehingga, berikutnya diberikan bantuan-bantuan dan prioritas pemberian bantuan, peningkatan kelengkapan," ucap Kun.

Menurutnya, Gubernur Erzaldi berulang-ulang selalu menekankan bahwa mutu pendidikan di Babel harus berdiri sejajar dengan Jakarta maupun DIY. Karena itu, tidaklah heran jika Gubernur Erzaldi tak henti melakukan MoU dengan kedua daerah tersebut sebagai tempat tujuan pelatihan siswa dan guru.

"Kami atas nama seluruh guru-guru yang ada di Babel mengucapkan selamat kepada bapak gubernur yang telah mendapat anugerah tertinggi atas kepedulian terhadap pendidikan, mudah-mudahan ini membuat kita ke depan meningkatkan kualitas pendidikan kita yang lebih gemilang dan cemerlang," tuturnya.

Komitmen Gubernur Erzaldi

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M. Soleh menjelaskan, selama memimpin Gubernur Babel, Erzaldi Rosman selalu berkomitmen dan konsisten terhadap bidang pendidikan. Menurutnya, Gubernur sangat peduli terhadap pembangunan pendidikan, kegiatan-kegiatan juga seperti PAUD, pemprov memberikan insentif kepada guru-guru dan hibah pembangunan sarana dan prasarana, dan fisik PAUD juga SD dan SMP.

"Untuk SMA, SMK diberi secara merata dan kami sangat peduli terhadap kesejahteraan guru. Dan untuk diketahui, tunjangan penghasilan di sini (Babel) menjadi yang tertinggi. Ini luar biasa, ini bentuk kepedulian gubernur terhadap dewan guru maupun pendidik," ujar M. Soleh.

Kemajuan dunia pendidikan di Babel selama dipimpin Gubernur Erzaldi Rosman tidak terlepas dari kerja sama dari berbagai pihak dari organisasi profesi. Pemprov Babel sendiri memberikan bantuan hibah kepada dewan pendidikan maupun PGRI Provinsi.

"Mudah-mudahan atas anugerah tertinggi yang diterima Gubernur Babel diharapkan mutu dan kualitas pendidikan di Babel semakin meningkat dan mencapai cita-cita bersama untuk menyejajarkan diri dengan daerah lain yang telah terlebih dahulu berkembang," tutur M. Soleh.(*)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT