Bima Arya Sebut Tes Swab Rizieq Shihab Dilakukan Diam-diam, FPI Bilang Begini
TEMPO.CO | 28/11/2020 18:59
Karangan bunga untuk mendoakan kesembuhan Rizieq Shihab berjejer di depan RS Ummi di Bogor, 27 November 2020. TEMPO/M Sidik Permana
Karangan bunga untuk mendoakan kesembuhan Rizieq Shihab berjejer di depan RS Ummi di Bogor, 27 November 2020. TEMPO/M Sidik Permana

TEMPO.CO, Jakarta -Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar menanyakan maksud Wali Kota Bogor Bima Arya yang mempermasalahkan tes swab Rizieq Shihab.

Wali Kota Bogor itu sebelumnya menyesalkan tes swab oleh pimpinan FPI itu dilakukan secara diam-diam tanpa koordinasi dengan pemerintah daerah.

"Mau beliau swab di Saudi masalahnya apa?," kata Aziz kepada Tempo, Sabtu, 28 November 2020.

Baca juga: Kabar Rizieq Shihab Yak Mau Tes Swab, Bima Arya: Saya Akan Datangi

Aziz mengaku tidak memahami masalah yang dimiliki Bima Arya terhadap Rizieq Shihab. Atas masalah ini, Aziz hanya menekankan bahwa Indonesia merupakan negara Pancasila, bukan otoriter.

"Ini bukan negara otoriter, di mana semua harus lapor ke pemerintah," kata Aziz.

Sebelumnya, Bima Arya yang juga Ketua satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Bogor mengatakan bahwa Rizieq Shihab melakukan tes swab melalui dokter pribadinya tanpa koordinasi dengan pemerintah. Petugas swab disebut berasal dari Mer-C. Rumah Sakit Ummi, tempat Rizieq dirawat juga diklaim tak berkoordinasi.

"Sangat penting bagi kami prosedurnya apakah sesuai dengan protokol kesehatan dan tim yang melakukan swab itu siapa dan dikirim ke laboratorium mana," kata Bima.

Belakangan, Pemerintah Kota Bogor juga melaporkan Direktur Utama dan manajemen Rumah Sakit Ummi ke polisi karena diduga menangani Rizieq Shihab tidak sesuai dengan prosedur. Laporan dilakukan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor Agustian Syah.

"Tadi malam Kepala Satpol PP sudah membuat laporan, bertindak sebagai Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Kedislipinan Satuan Tugas Covid 19 Kota Bogor," kata Kepala Bidang KIP Diskominfo Kota Bogor/Anggota Bidang Data, Komunikasi dan Informasi Publik Satgas Covid-19 Kota Bogor Abdul Manan Tampubolon.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT