Dapat Anggaran Rp 149,81 T di 2021, PUPR Akan Fokus di 10 Rencana Program
TEMPO.CO | 26/11/2020 04:28
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 23 September 2020. Rapat tersebut membahas penyesuaian rencana kerja dan anggaran Kementer
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 23 September 2020. Rapat tersebut membahas penyesuaian rencana kerja dan anggaran Kementerian PUPR tahun 2021 sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan pihaknya memperoleh pagu anggaran tahun 2021 sebesar Rp 149,81 triliun pada tahun anggaran 2021. Jumlah tersebut bertambah bertambah Rp 34,23 triliun dari pagu indikatif sebesar Rp 115,58 triliun.

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2021 telah diserahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan diterima oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Istana Negara, Rabu, 25 November 2020.

Ia menambahkan, Kementerian PUPR akan berfokus pada enam program untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi dan reformasi sosial dampak Pandemi Covid-19.

Keenam program itu mulai dari peningkatan ketahanan pangan, pengembangan konektivitas, dan peningkatan kesehatan lingkungan dan masyarakat. Selanjutnya peningkatan investasi, penguatan jaringan pengaman nasional, dan terakhir peningkatan ketahanan bencana dan perubahan iklim.

Kementerian PUPR, kata Basuki, akan berkomitmen untuk melaksanakan tugas dan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. "Dan senantiasa memperhatikan target yang telah ditetapkan, baik di dalam RPJMN, Renstra Kementerian PUPR, Direktif Presiden, Program Strategis Nasional, termasuk aspirasi anggota DPR RI,” ujarnya.

Untuk percepatan realisasi pelaksanaan kegiatan infrastruktur TA 2021, Kementerian PUPR telah melaksanakan lelang dini yang dimulai sejak Oktober 2020. Per 25 November 2020 pukul 15.58 WIB, tercatat total realisasi paket yang telah dilelang sebanyak 1.575 paket senilai Rp 11,16 triliun. Seiring waktu jumlah paket yang dilelang dini akan terus bertambah.

Adapun untuk rencana program Kementerian PUPR tahun 2021, anggaran dialokasikan pada pembangunan infrastruktur sumber daya air sebesar Rp 58,55 triliun, konektivitas sebesar Rp 53,96 triliun, permukiman sebesar Rp 26,56 triliun, dan perumahan sebesar Rp 8,09 triliun.

Kemudian untuk pengembangan sumber daya manusia Rp 563,79 miliar, pembinaan konstruksi Rp 757, 68 miliar, pembiayaan infrastruktur Rp 273,68 miliar, dukungan manajemen Rp 748,20 miliar, pengawasan Rp 101,74 miliar, dan perencanaan sebesar Rp 206,18 miliar.

Presiden Jokowi menyampaikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021, Pemerintah mengalokasikan belanja negara sebesar Rp 2.750 triliun atau tumbuh 0,4 persen dibanding tahun sebelumnya. 

APBN 2021 difokuskan pada 4 hal yang utamanya terkait dampak Pandemi Covid-19, yakni penanganan kesehatan, perlindungan sosial, pemulihan ekonomi, dan membangun fondasi reformasi struktural baik di bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial dan lainnya.

BISNIS

Baca: Dirut Hutama Karya Beberkan Tantangan Bangun Jalan Tol Trans Sumatera


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT