Dalam Empat Hari Satpol PP Jakarta Barat Turunkan 470 Reklame
TEMPO.CO | 25/11/2020 18:16
Petugas Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) melakukan penyegelan papan reklame di kawasan Green Pramuka Square dan Cempaka Putih, Jakarta, Rabu (7/11) Sebanyak 30 wajib pajak yang mempunyai utang pajak dengan nilai tunggakan keseluruhan hari
Petugas Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) melakukan penyegelan papan reklame di kawasan Green Pramuka Square dan Cempaka Putih, Jakarta, Rabu (7/11) Sebanyak 30 wajib pajak yang mempunyai utang pajak dengan nilai tunggakan keseluruhan hari ini sebesar Rp 203 juta. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat menurunkan 470 reklame tak berizin dan rawan ambruk saat musim hujan. Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan, kebanyakan reklame yang ditertibkan berupa umbul-umbul partai, spanduk organisasi kemasyarakatan, dan spanduk dari perusahaan swasta.

Penurunan papan reklame dilakukan mulai Jumat hingga Senin, 20-23 November 2020. "Ini dalam rangka musim hujan dan antisipasi ambruk akibat angin kencang,” ujar Tamo di Jakarta, Rabu, 25 November 2020.

Tamo menyebutkan perusahaan swasta seringkali memasang reklame tanpa izin Pemerintah Kota Jakarta Barat. Karena itu, reklame tak berizin harus segera ditertibkan dengan cara diturunkan.

Saat menurunkan reklame tak berizin, kata Tamo, tidak ada lagi spanduk atau baliho bergambar Rizieq Shihab di wilayahnya. “Kami sudah enggak lagi lihat (baliho) HRS.”

Tamo mengatakan penurunan reklame tak berizin di wilayahnya itu selalu dalam koordinasi dengan Polri-TNI.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT