Hadapi COVID-19, CDC: Kami Sudah Menanti Kerjasama dengan Joe Biden
TEMPO.CO | 25/11/2020 13:35
Ekspresi Joe Biden saat menyampaikan sambutan di hadapan pendukungnya usai menyaksikan hasil Pemilu AS yang diumumkan media, di Wilmington, Delaware, AS, 7 November 2020. Berdasarkan perhitungan CNN, Biden mampu menang dari lawannya, Donald Trump, berkat
Ekspresi Joe Biden saat menyampaikan sambutan di hadapan pendukungnya usai menyaksikan hasil Pemilu AS yang diumumkan media, di Wilmington, Delaware, AS, 7 November 2020. Berdasarkan perhitungan CNN, Biden mampu menang dari lawannya, Donald Trump, berkat 20 suara elektoral dari Pennsylvania. Andrew Harnik/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika, CDC, menghela nafas lega Joe Biden sudah mendapat lampu hijau untuk transisi pemerintahan. Menurutnya, hal itu menandakan perubahan akan datang terkait penanganan pandemi COVID-19 di Amerika. CDC sendiri mengaku menanti terobosan dari Presiden Amerika Terpilih ke-46 itu.

"Kami sudah menantikan hal ini (kerjasama dengan Joe Biden) di mana mereka mengirimkan timnya ke CDC untuk bekerja sama," ujar seorang pejabat senior CDC sebagaimana dikutip dari CNN, Rabu, 25 November 2020.

Pejabat senior di CDC itu pun memperkirakan akan ada restrukturisasi terjadi di CDC. Walau begitu, ia mengatakan hal tersebut selalu terjadi setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan. Hal yang pasti, kata ia, mereka yang bekerja di CDC merasa antusias transisi pemerintahan ke Joe Biden telah dimulai.

Ditanya apakah sudah ada komunikasi dengan tim Joe Biden, pejabat terkait enggan memberikan jawaban detil. Namun, ia menyampaikan bahwa semakin cepat komunikasi dengan CDC dibangun, maka akan semakin cepat pula penanganan pandemi COVID-19.

Ditanyai lebih lanjut apakah CDC berharap bisa kembali memberikan laporan harian kepada warga Amerika di bawah Joe Biden, mereka mengiyakannya. Perlu diketahui, inkumben Presiden Amerika Donald Trump menghapus pelaporan harian oleh CDC agar dirinya sendiri yang menyampaikan langsung kepada masyarakat.

Presiden AS Donald Trump dan ibu negara Melania Trump mengampuni seekor ayam Kalkun Thanksgiving Nasional yang ke-73 di Rose Garden di Gedung Putih di Washington, AS, 24 November 2020. REUTERS/Hannah McKay


Ketika diambil alih oleh Donald Trump, beberapa kali pelaporan ke publik tidak lengkap atau bahkan menyesatkan. Dalam salah satu momen, Donald Trump sempat menyatakan bahwa injeksi disinfektan ke tubuh bisa membunuh virus COVID-19.

"Oh tentu kami berharap bisa melakukannya lagi (laporan harian)," ujar perjabat senior CDC itu.

Diberitakan sebelumnya, Badan Layanan Umum dan inkumben Presiden Amerika Donald Trump akhirnya mengizinkan Joe Biden melakukan transisi pemerintahan. Hal tersebut memungkinkan Joe Biden untuk mengakses fasilitas serta sumber daya di berbagai lembaga pemerintahan untuk memperlancar transisi pemerintahan.

Salah satu fokus Joe Biden ketika memulai transisi pemerintahan adalah penanganan pandemi COVID-19. Per Selasa kemarin, Amerika memiliki 12,5 juta kasus virus tersebut. Joe Biden ingin segera berkomunikasi dengan pejabat-pejabat terkait untuk tahu strategi pengendalian pandemi sekaligus distribusi vaksin COVID-19.

ISTMAN MP | CNN

https://edition.cnn.com/2020/11/24/politics/cdc-biden-transition/index.html






REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT