Jubir Bantah Keterkaitan Jusuf Kalla dengan Kepulangan Rizieq Shihab
TEMPO.CO | 22/11/2020 10:49
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla usai memantau acara donor darah yang diikuti ratusan personel kepolsian dan TNI di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 19 September 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla usai memantau acara donor darah yang diikuti ratusan personel kepolsian dan TNI di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 19 September 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah, membantah keterkaitan JK dengan kepulangan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

“Pak JK tidak pernah mengkomunikasikan atau pun mendanai kepulangan HRS," kata Husain dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 22 November 2020.

Husain mengatakan, tuduhan bahwa JK memiliki andil dalam kepulangan Rizieq bermula dari cuitan mantan politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean di akun Twitternya. Kebohongan tersebut, kata Husain, kemudian menjadi dasar bagi pengamat sosial politik dan pegiat media sosial, Rudi S Kamri, untuk membangun kebohongan baru melalui tulisannya berjudul "Sang Bandar Chaplin Pun Akhirnya Keluar Sarangnya Karena Kepanasan".

"Tulisan tersebut merupakan sebuah tuduhan membabi buta tanpa fakta dan data yang jelas. Tepatnya cocoklogi," ujarnya.

Husain menjelaskan, sebelum ke Arab Saudi, JK melakukan perjalanan ke Vatikan untuk menemui Pemimpin Umat Khatolik Paus Fransiskus, dalam rangka penjurian pemberian gelar Sayeed Award for Human and Fraternity.

Setelah bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, JK melanjutkan perjalanan ke Riyadh, Saudi Arabia, untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan Museum Rasulullah Muhammad SAW yang akan dibangun di Jakarta. Penandatanganan dilakukan antara Wakil Ketua Dewan Mesjid Indonesia yang diwakili Syafruddin dan Abdul Rahman bin Muhammad Al Mathar selaku Deputi Eksekutif Liga Dunia.

Setelah acara tersebut, menurut Husain, JK merasa tidak afdal jika tidak menunaikan ibadah umrah di sana. Untuk keperluan ibadah, JK pun melanjutkan perjalanan ke Mekkah dan menunaikan umrah dengan protokol kesehatan yang ketat.

Husain pun mengingatkan kepada para pendengung untuk tidak mengotori perjalanan JK dengan narasi menyesatkan tanpa dasar dan bukti. "Perjalanan Pak JK ke Vatikan dan Mekkah murni perjalanan misi kemanusiaan dan ibadah. Tidak bersangkut paut dengan kepulangan HRS apalagi politik dalam negeri apalagi 2024," kata Husain.

FRISKI RIANA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT