Tahun Depan "Kapal Roro" Lepar Pongok-Tanjung Pandan Siap Beroperasi
TEMPO.CO | 07/11/2020 16:32
Gubernur Kepulauan Bangja Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memastikan Kapal Roro yang merupakan kapal bermuatan besar akan mulai beroperasi paling lambat akhir tahun depan, dengan rute Pulau Lepar-Tanjung Labu-Celagen-Pongok-Selat Nasik-Tanjungpandan, Bel
Gubernur Kepulauan Bangja Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memastikan Kapal Roro yang merupakan kapal bermuatan besar akan mulai beroperasi paling lambat akhir tahun depan, dengan rute Pulau Lepar-Tanjung Labu-Celagen-Pongok-Selat Nasik-Tanjungpandan, Belitung.

INFO NASIONAL-Untuk meningkatkan gairah ekonomi masyarakat Pulau Lepar Pongok, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman memastikan kapal jenis Roll On Roll Off (RoRo)yang merupakan kapal bermuatan besar akan mulai beroperasi paling lambat akhir tahun depan. Kapal ini akan melayani rute Pulau Lepar-Tanjung Labu-Celagen-Pongok-Selat Nasik-Tanjungpandan, Belitung. 

"Dengan beroperasinya Kapal Roro masyarakat Lepar Pongok akan lebih mudah mendistribusikan komoditas unggulan daerah ini," kata Gubernur Erzaldi.
 
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri kegiatan bakti sosial operasi mata katarak. Kegiatan diselenggarakan oleh Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bagi masyarakat Kepulauan Pongok di Puskesmas Kecamatan Pongok, Kabupaten Bangka Selatan pada Sabtu, 7 November 2020. 
 
Gubernur Erzaldi menambahkan, "Jadi nantinya warga Lepar Pongok tidak susah-susah menjual hasil kebun yang saat ini dibawa keluar menggunakan kapal-kapal kecil," ucapnya. 
 
Tak hanya di Lepar Pongok, di Belitung pun akan disiapkan kapal yang sama untuk tujuan Sadai-Tanjung Pandan. Selain itu, akan dibangun beberapa dermaga, stasiun pengisian bahan bakar nelayan di Celagen dan pembangunan cool storage untuk meningkatkan harga jual hasil perikanan dan kelautan para warga. 
 
Terkait dengan kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Baznas yang bersumber dari dana zakat, Gubernur #ErzaldiRosman menjelaskan bahwa ini merupakan bagian ibadah. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk sadar dengan kewajiban membayar zakat. 
 
Warga yang sedang menjalani operasi mata katarak sebagian besar adalah para nelayan. Gubernur Erzaldi berpesan agar ke depannya mereka mengenakan kacamata hitam penahan sinar matahari untuk mencegah katarak. 
 
Wakil Ketua Baznas Haridi dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan program kegiatan Baznas di bidang kesehatan. Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan lembaga pengelola zakat dari instansi vertikal, perangkat daerah di lingkup provinsi, BUMD provinsi, dan masjid raya. Para pemberi zakat sebagian merupakan Aparatur Sipil Negara yang dimotori oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. 
 
Ikut hadir dalam kegiatan ini Kapolda Babel, Irjend Pol. Anang Syarif Hidayat, Anggota DPD RI Babel Hudarni Rani, dan Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer.
Hadir pula ketua panitia Obi Ardi, pimpinan Rumah Sakit Bakti Timah, kepala UPT Samsat Bangka Selatan, kepala puskesmas, camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat. (*)
 

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT