Pasien Positif Covid-19 Jakarta Tambah 514 Orang
TEMPO.CO | 30/10/2020 20:25
Kesibukan petugas medis saat melakukan tes usap (swab) kepada wartawan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat
Kesibukan petugas medis saat melakukan tes usap (swab) kepada wartawan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta mencatat pasien positif Covid-19 hari ini bertambah 514 orang. Hasil ini didapatkan setelah pemeriksaan swab PCR terhadap 6.089 orang. Dari jumlah itu, 4.932 orang dites untuk mendiagnosis kasus baru.

"Dengan hasil 514 positif dan 4.418 negatif," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Dwi Oktavia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 30 Oktober 2020.

Baca Juga: Update Corona Jakarta 27 Oktober: Pasien Positif Covid-19 Tambah 781 Orang

Dengan begitu, total akumulatif pasien corona Ibu Kota menjadi 104.847 orang. Dwi memaparkan, 10.296 orang masih dirawat atau menjalani isolasi, 2.239 meninggal, dan 92.312 sembuh. Pemerintah DKI mencatat persentase kematian mencapai 2,1 persen dan kesembuhan 88 persen.

Walau begitu, persentase pasien positif atau positivity rate Covid-19 Jakarta dalam sepekan terakhir masih tinggi, yaitu 9,5 persen. "Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,4 persen," ucap Dwi.

Padahal, World Health Organization (WHO) mematok standar agar positivity rate Covid-19 tak lebih dari 5 persen.

Jumlah kasus Covid-19 Jakarta tampak menurun belakangan ini. Penambahan kasus harian tak lagi tembus seribu orang.

Gubernur DKI Anies Baswedan sempat memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 14 September 2020. Anies kemudian melonggarkan lagi PSBB, artinya Jakarta kembali ke masa transisi, sejak 12 Oktober hingga kini.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT