Update Corona Jakarta, Kasus Covid-19 Bertambah 713 Orang
TEMPO.CO | 29/10/2020 20:34
Petugas melakukan tes usap antigen pada salah satu karyawan di laboratorium mini di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jakarta, Jumat 16 Oktober 2020. Layanan laboratorium mini tes usap antigen yang menyasar pegawai BPKP, auditor, da
Petugas melakukan tes usap antigen pada salah satu karyawan di laboratorium mini di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jakarta, Jumat 16 Oktober 2020. Layanan laboratorium mini tes usap antigen yang menyasar pegawai BPKP, auditor, dan tamu pimpinan BPKP tersebut bertujuan meningkatkan perlindungan terhadap pegawai dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta mencatat kasus Covid-19 hari ini bertambah 713 orang. Hasil ini didapatkan setelah pemeriksaan tes swab PCR terhadap 8.490 orang. Dari jumlah itu, 6.707 orang dites untuk mendiagnosis kasus baru.

"Dengan hasil 713 positif dan 5.994 negatif," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Dwi Oktavia dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 29 Oktober 2020.

Dengan begitu, total akumulatif pasien Covid-19 Ibu Kota menjadi 104.235 orang. Dwi memaparkan, 10.775 orang masih dirawat atau menjalani isolasi, 2.225 meninggal, dan 91.235 sembuh.

Pemerintah DKI mencatat persentase kematian terkait virus corona baru ini mencapai 2,1 persen dan kesembuhan 87,5 persen.

Walau begitu, persentase pasien positif atau positivity rate Covid-19 Jakarta dalam sepekan terakhir masih tinggi, yaitu 9,5 persen. "Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,4 persen," ucap Dwi.

Padahal, World Health Organization (WHO) mematok standar agar positivity rate Covid-19 tak lebih dari 5 persen.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Bertambah Jadi 1.292, Isolasi 1.136

Jumlah kasus Covid-19 Jakarta mulai menurun belakangan ini. Pada masa PSBB Transisi Jilid II ini penambahan kasus harian tak lagi tembus seribu orang.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT