PKS Kirim Surat Protes untuk Presiden Prancis Emmanuel Macron
TEMPO.CO | 29/10/2020 19:12
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) didampingi Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin berbicara menyusul serangan penikaman di pinggiran kota Conflans-Sainte-Honorine Paris, Prancis, Jumat, 16 Oktober 2020. Korban tewas beberapa hari setelah m
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) didampingi Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin berbicara menyusul serangan penikaman di pinggiran kota Conflans-Sainte-Honorine Paris, Prancis, Jumat, 16 Oktober 2020. Korban tewas beberapa hari setelah mengajar tentang sekularisme dan kontroversi seputar penerbitan kartun Nabi Muhammad oleh majalah satir Charlie Hebdo. Abdulmonam Eassa via REUTERS

TEMPO.CO, JakartaKetua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengirim surat protes kepada Presiden Perancis Emmanuel Macron melalui Kedutaan Besar Prancis di Jakarta. 

"Fraksi PKS mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang jelas menghina Islam karena mendukung penerbitan kartun yang menghina Nabi Muhammad," kata Jazuli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2020.

Wakil Presiden Forum Parlemen Muslim Dunia ini menegaskan respon luas khususnya dari negara-negara muslim yang juga mengecam Perancis bahkan menyerukan boikot produk-produk Perancis.

Selain itu, kata dia, PKS mendukung sikap Kementerian Luar Negeri yang telah memanggil Duta Besar Prancis untuk Indonesia. Dia mengatakan langkah Kementerian Luar Negeri sudah tepat.

Menurut Jazuli, perdamaian dunia tidak bisa diraih jika orang bebas menghina, mengolok-olok keyakinan lain, apalagi terhadap figur yang sakral bagi umat beragama. "Pernyataan Presiden Prancis bisa mengganggu kedamaian dunia karena mencerminkan ekspresi kebebasan yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Dia menilai seharusnya Presiden Prancis bisa menjadi contoh dan teladan bagaimana menghadirkan kedamaian dunia yang berangkat dari sikap saling menghormati dan menghargai keyakinan setiap umat manusia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT