Puncak Mudik, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diperkirakan Bertambah 20 Ribu
TEMPO.CO | 29/10/2020 04:31
Calon penumpang pesawat mengantre di Bandara Soekarno-Hatta dengan menerapkan physical distancing. Foto: Lion Air Grup
Calon penumpang pesawat mengantre di Bandara Soekarno-Hatta dengan menerapkan physical distancing. Foto: Lion Air Grup

TEMPO.CO, JakartaPergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan naik 20 ribu orang pada puncak mudik libur cuti bersama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu, 28 Oktober 2020.

"Hari ini diestimasikan 55-60 ribu dari sebelumnya yang rata-rata 40-45 ribu penumpang," kata Vice President of Corporate Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Yado Yarismano saat dihubungi pada Rabu, 28 Oktober 2020.

Meski meningkat, jumlah penumpang di bandara tersebut masih jauh dari total pergerakan sebelum masa pandemi yang mencapai 150 ribu per hari. Adapun peningkatan trafik penumpang selama cuti bersama rata-rata terjadi di 19 bandara milik perseroan.

Lonjakan penumpang pun telah terlihat sejak Selasa, 27 Oktober 2020 dengan jumlah penumpang mencapai 95 ribu. Dengan demikian, terjadi kenaikan pergerakan sekitar 9 persen ketimbang hari sebelumnya.

Director of Operation and Service Angkasa Pura II Muhamad Wasid entitasnya telah menyiapkan seluruh seluruh bandara untuk melayani penumpang pada periode libur panjang. “Protokol kesehatan dijalankan ketat demi mengutamakan keamanan dan keselamatan penerbangan," katanya.



Sementara itu, Kementerian Perhubungan telah meminta seluruh operator bandara dan maskapai menaati aturan protokol kesehatan menjelang libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah. Aturan terkait protokol kesehatan mengacu pada Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara Dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman Dari Corona disease 2019.

"Kami akan mengawasi pelaksanaan kegiatan penerbangan selama libur nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah untuk mendukung program pemerintah guna mencegah dan mengurangi penularan Covid-19,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto.

Novie mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder penerbangan untuk mengoptimalkan kesiapan operator dan mengantisipasi lonjakan penumpang selama libur panjang. Dia selanjutnya akan menurunkan seluruh inspektur penerbangan di semua bandara untuk memastikan operator menjalankan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan, baik sebelum penerbangan, selama penerbangan, maupun setelah penerbangan.

Petugas di lapangan, tutur Novie, juga akan mengawasi penumpang agar mematuhi ketentuan protokol kesehatan yang berlaku. "Selalu menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan baik menggunakan air dan sabun atau menggunakan handsanitizer,” katanya.

Baca: DPR Dukung Jokowi Soal Pulang Kampung Beda dengan Mudik


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT