PDIP Punya Kantor Baru di Yogyakarta, Hasto: Khusus Untuk Megawati
TEMPO.CO | 28/10/2020 18:00
Megawati Soekarnoputri. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
Megawati Soekarnoputri. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

TEMPO.CO, Jakarta - DPP PDI Perjuangan (PDIP) baru saja meresmikan sebuah kantor baru dewan pengurus daerah (DPD) yang sangat besar. Gedung berlantai 5 di Yogyakarta dipersembahkan khusus untuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang lahir di kota ini.

Hal itu disampaikan oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di sela acara peresmian gedung yang digelar secara virtual, Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Megawati yang merupakan putri Proklamator RI Bung Karno dilahirkan di Yogyakarta pada 23 Januari 1947. Saat itu, belum genap dua tahun Indonesia merdeka dan para pemimpin bangsa masih dikejar-kejar oleh penjajah, sehingga harus berpindah tempat tinggal termasuk ke Yogyakarta.
 
Menurut Hasto, karena dipersembahkan khusus untuk Megawati maka inspirasi pun datang dari Presiden kelima RI. Ia menyatakan Megawati memiliki perhatian terhadap pelestarian lingkungan, sehingga gedung dibangun secara khusus dengan konsep hijau.
 
"Desain gedung ini inspirasinya dari Ibu Megawati, yakni green building. Jadi dimana kader harus memperhatikan kelestarian lingkungan," kata Hasto. Ia menambahkan kantor partai tersebut bukan hanya menjadi pusat administrasi, namun berfungsi sebagai rumah rakyat dan rumah budaya.
 
Gedung itu terdiri dari 5 lantai dengan ruang lobi luas dan terbuka hingga ke atas lantai satu. Di sana ada taman budaya, klinik kesehatan dengan layanan dokter gratis, dan musala.
 
Di lantai kedua disiapkan ruang ketua umum partai, ruang pimpinan dan pengurus DPD PDIP Yogyakarta, serta ruang rapat. Lalu ada ruang komunal di lantai ketiga yang bisa menjadi coworking space untuk bekerja dan berkegiatan.
 
Lalu ada ruang khusus perpustakaan serta ruang kebudayaan dan berkesenian yang bisa dipakai oleh masyarakat umum. "Kantor partai ini bukan hanya menjadi pusat administrasi, namun berfungsi juga sebagai rumah rakyat dan rumah budaya," ujar Hasto.
 
Selain itu, DPP PDIP meresmikan gedung sekolah partai di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Gedung ini menjadi pusat penggemblengan kader partai. Menurut Hasto, gedung kantor partai bagi PDIP selalu memiliki makna ideologis. Dia mencontohkan, kantor pusat PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat yang menjadi saksi peristiwa 27 Juli 1996.
 
Lebih lanjut, Megawati berharap pembangunan kantor baru, termasuk di Yogyakarta, bisa menginspirasi agar kantor sejenis bisa dibangun di kota lain. Ia menyebut kantor PDIP di Yogyakarta membutuhkan waktu penyelesaian sekitar dua tahun. 
 
"Walau pelan, tapi progresnya selalu ada. Di daerah lain, banyak alasan. Katanya tak ada uang, tapi itu karena tak diusahakan. Jadi butuh perjuangan serupa (seperti di Yogyakarta)," kata Megawati. Selain peresmian kantor di Yogyakarta, DPP PDI Perjuangan juga meresmikan 12 kantor di daerah lainnya dan patung Bung Karno di Yogyakarta.
 

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT